Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 55 Calon Jemaah Haji (CJH) yang dipastikan berangkat musim haji tahun ini wajib melakukan vaksinasi Meningitis melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang di Puskesmas Gunung, Sumatra Barat, pada Kamis (4/5).
Vaksin Meningitis atau dikenal dengan vaksin haji, merupakan vaksinasi yang wajib diikuti seluruh CJH yang akan berangkat ke Arab Saudi.
Subkor Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Padang Panjang Yulia Desmon menyebutkan sebanyak 55 CJH itu sampai saat ini dalam kondisi yang prima sehingga bisa divaksin meningitis untuk gelombang kedua.
Baca juga : Meski tidak Diwajibkan, Jemaah Umrah Disarankan Tetap Vaksin Meningitis
Ia mengemukakan alasan pentingnya vaksinasi meningitis kepada calhaj, meski Arab Saudi tidak mewajibkannya.
Penyakit meningitis, jelasnya, adalah radang pada selaput pelindung saraf pusat atau kerap disebut dengan radang otak. Gejalanya hampir tidak kelihatan karena mirip penyakit lainnya seperti demam, batuk, sakit kepala dan lain-lain. Meningitis disebabkan virus yang tersebar melalui udara dan sangat cepat terserap oleh tubuh.
Baca juga : Jadwal Keberangkatan Haji Tahun 2023, Cek Disini
Meningitis juga dapat menimbulkan gejala sisa pada gangguan sistem saraf sehingga penderitanya dapat mengalami gangguan jangka panjang yang dapat berupa masalah kognitif, gangguan bicara, gangguan penglihatan, kelumpuhan, hingga kematian.
Alasan kuat CJH harus melakukan vaksin meningitis karena Arab Saudi adalah negara endemik terjadinya penyakit meningitis meningokokus. Selain itu, jemaah haji yang datang ke Mekkah juga berasal dari seluruh dunia, yang sebagian di antaranya berasal dari negara-negara yang rawan meningitis.
"Ini merupakan rangkaian terakhir dari CJH sebelum berangkat ke Tanah Suci. Semoga dengan pemberian vaksin meningitis dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit yang dapat membahayakan mereka," tambah Desmon.
Ia berharap kepada seluruh CJH asal Padang Panjang agar dapat menjaga kesehatan, baik ketika mau berangkat apalagi selama berada di tanah suci. Semoga kembalinya ke tanah air bisa menjadi haji yang mabrur.
"Harapan kita untuk seluruh CJH untuk dapat menjaga kesehatan, ketahanan fisik dan kebugaran. Semoga selamat di tanah suci, dimudahkan semua urusan dalam beribadah kepada Allah SWT," bebernya. (Z-4)
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Hari Meningitis Sedunia yang diperingati 5 Oktober mengingatkan pentingnya deteksi dini dan vaksinasi cegah penyakit yang menyerang otak dan sumsum tulang belakang.
SEBANYAK 252 calon jemaah haji (Calhaj) Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), menjalani vaksin meningitis dan polio di sejumlah puskesmas.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) lakukan vaksinasi meningitis gratis bagi 500 peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Selain vaksin meningitis, CJH juga akan mendapat vaksin influenza secara gratis
Vaksin meningitis merupakan cara penting untuk melindungi individu, terutama mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi, dari penyakit meningitis.
Bakteri Neisseria meningitidis dapat hidup normal sebagai komensal di nasofaring (bagian belakang hidung dan tenggorokan) tanpa menyebabkan penyakit pada orang yang membawanya.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
SEBUAH penyakit misterius telah menyebabkan sedikitnya 60 orang meninggal dunia di tengah-tengah wabah yang terjadi di Republik Demokratik Kongo, demikian ungkap para dokter.
Meningitis tuberkulosis (TB) adalah infeksi serius yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang meninges, lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang.
Meningitis adalah infeksi serius pada selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Pada anak-anak, penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Vaksin meningitis merupakan cara penting untuk melindungi individu, terutama mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi, dari penyakit meningitis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved