Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Meski Tampak Sehat, Orang Muda Bisa Jadi Bawa Kuman Meningokokus

Basuki Eka Purnama
06/12/2025 08:04
Meski Tampak Sehat, Orang Muda Bisa Jadi Bawa Kuman Meningokokus
Ilustrasi(Freepik)

PARA remaja dan dewasa muda ternyata dapat menjadi pembawa (carrier) bakteri Neisseria meningitidis, kuman penyebab penyakit meningokokus. Orang-orang muda yang tampak sehat ini justru menjadi sumber penularan utama. Hal itu disampaikan Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi, dr. Suzy Maria, SpPD-KAI, M.Sc, dikutip Sabtu (6/12).

Kelompok Usia Muda Rentan Menjadi Pembawa

Dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, Suzy menekankan bahwa pemahaman ini perlu diluruskan. 

"Jangan salah, yang menjadi carrier itu justru pada remaja dan dewasa yang muda. Jadi orang-orang muda sehat inilah yang menjadi penularnya," katanya.

Bakteri Neisseria meningitidis dapat hidup normal sebagai komensal di nasofaring (bagian belakang hidung dan tenggorokan) tanpa menyebabkan penyakit pada orang yang membawanya. Namun, pembawa ini dapat menularkan bakteri tersebut ke orang lain.

Tingginya tingkat pembawa kuman (carrier rate) pada kelompok ini didorong oleh gaya hidup mereka. 

Suzy menjelaskan bahwa remaja dan dewasa muda senang berkumpul, seperti yang terjadi pada mahasiswa atau anggota militer di negara maju yang sering berada di ruangan tertutup dalam waktu lama.

"Karena remaja dan dewasa muda senang berkumpul. Jadi, kalau seandainya ada satu saja carrier di kelompok mereka, mereka berkumpul, mereka akan menularkan ke yang lain-lainnya," jelas anggota Satuan Tugas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) ini.

Risiko Infeksi Berat dan Meningitis

Meskipun hidup sebagai komensal di nasofaring, bakteri ini berpotensi masuk ke aliran darah. Proses ini dapat dipicu oleh faktor-faktor seperti perubahan pada selaput lendir dan penurunan sistem imun seseorang.

Jika bakteri berhasil masuk ke aliran darah, meningokokus dapat menyebar ke berbagai organ dan memicu penyakit yang lebih serius.  Suzy menyebutkan bahwa tujuan utama bakteri ini adalah selaput otak atau meninges.

"Dia paling sering pergi ke selaput otak atau meninges, yang kemudian kalau meradang disebut penyakitnya meningitis, yang penyebabnya salah satu yang fatal dan cukup sering adalah Neisseria meningitidis atau meningokokus," paparnya.

Selain menyebabkan meningitis, bakteri ini juga bisa memicu infeksi paru yang disebut pneumonia. Infeksi Neisseria meningitidis secara keseluruhan dikenal sebagai Penyakit Meningokokus Invasif (Invasive Meningococcal Disease/IMD).

IMD merupakan penyakit yang menular melalui percikan cairan saluran pernapasan saat pembawa bakteri batuk atau bersin.

Kelompok Paling Rentan Terkena IMD

Meskipun penular umumnya adalah remaja dan dewasa muda, IMD sebagian besar menyerang kelompok usia yang sangat rentan.

"Penyakit meningokokus invasif bisa menyerang orang segala usia, tetapi kebanyakan terjadi pada orang yang berusia sangat muda atau sangat tua," kata Suzy.

Kerentanan ini disebabkan oleh kondisi sistem imun. Anak-anak kecil masih memiliki sistem imun yang berkembang, sementara orang lanjut usia mengalami penurunan kekebalan tubuh. Kondisi inilah yang membuat kedua kelompok usia tersebut lebih mudah terinfeksi dan mengalami sakit berat akibat bakteri ini. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik