Sabtu 16 Januari 2021, 14:15 WIB

Polisi Periksa Dirut RS Ummi di Kediamannya karena Mengaku Sakit

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Polisi Periksa Dirut RS Ummi di Kediamannya karena Mengaku Sakit

ANTARA/Adi Wirman
Direktur Utama RS UMMI Bogor Andi Tatat (kanan).

 

POLRI telah memeriksa Direktur Utama (Dirut) RS UMMI Kota Bogor Andi Tatat sebagai tersangka kasus menghalangi petugas mengambil hasil swab test Rizieq Shihab. Kepolisian memeriksa Andi di kediamannya, Jumat (15/1).

"Iya, diperiksa kemarin. Penyidik memeriksa Tatat di rumahnya di Bogor," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Sabtu (16/1).

Andi menuturkan pihaknya mendatangkan dokter dan tenaga kesehatan untuk memeriksa kondisi Tatat yang sebelumnya mengaku dalam keadaan sakit dan meminta jadwal pemeriksaannya diundur pekan depan. Tatat seharusnya diperiksa sebagai tersangka pada Jumat (15/1).

Setelah diperiksa oleh tenaga kesehatan, Tatat dinyatakan dalam kondisi sehat. Setelah itu, penyidik melanjutkan pemeriksaan terhadap Tatat.

"Dengan menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan yang melakukan diagnosa awal terhadap kondisi kesehatan yang bersangkutan pada awalnya dikatakan sakit, ternyata sehat," imbuhnya.

Selain Tatat, polisi juga telah memeriksa dua tersangka lain, yakni Rizieq Shibab dan menantunya, Hanif Alatas kemarin. "Iya, semua sudah selesai pemeriksaannya tadi malam," kata Andi.

Sebelumnya, Andi Tatat, Rizieq Shihab, dan Hanif Alatas ditetapkan sebagai tersangka perkara RS Ummi. Ketiganya disangkakan Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Selain itu, Andi mengatakan berdasarkan hasil dalam penyelidikan dan penyidikan konstruksi juga ditambahkan Pasal 216 KUHP tentang melawan petugas dan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Andi Tatat dilaporkan karena dinilai menghalang-halangi upaya Satgas Penanganan Covid-19 untuk melakukan swab test terhadap Habib Rizieq.

Bagi Rizieq, ini adalah ketiga kalinya ia ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan. Kemudian, ia juga menjadi tersangka kasus kerumunan di Megamendung. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Buruh Protes Soal UMP, Wagub DKI: Pengusaha Juga Kesulitan Saat Pandemi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 15:06 WIB
Jelang pembahasan dan penetapan UMP 2022 pada akhir Oktober, kalangan buruh di Ibu Kota diketahui menginginkan kenaikan...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

Buruh Minta UMP Naik 20%, Wagub DKI: Akan Dikaji

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 13:57 WIB
Nilai UMP DKI tahun ini adalah Rp4,4 juta. Kemudian, buruh meminta ada kenaikan menjadi Rp5,3 juta. Seperti diketahui bulan ini menjadi...
Ist

LTC Glodok Terapkan Energi Baru Terbarukan dengan Instalasi PLTS Atap

👤mediiandonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 13:47 WIB
 Pemanfaatan energi surya dengan dapat berkontribusi dalam mengurangi emisi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Era Penuh Harapan di Dusun Bondan

Energi terbarukan mengangkat Dusun Bondan di Cilacap dari keterpurukan. Kini, warga selangkah lagi menggapai kesejahteraan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya