Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso Wafat, Mendiang Dimakamkan di Bogor

Media Indonesia
04/2/2026 12:38
 Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso Wafat, Mendiang Dimakamkan di Bogor
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) didampingi putrinya yang juga Ketua DPR Puan Maharani (kiri) menyuapi makanan kepada istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani (te(ANTARA FOTO/Monang Sinaga/app/rwa.)

INDONESIA kembali kehilangan salah satu sosok teladan moral bangsa. Meriyati Hoegeng, atau yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mendiang Kapolri ke-5 Jenderal (Pol) Hoegeng Imam Santoso, mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa, (3/2).

Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso wafat dalam usia genap satu abad, meninggalkan warisan nilai kesederhanaan yang tak ternilai harganya.

Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso meninggal dunia pada pukul 13.25 WIB di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kabar ini membawa duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar Polri, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia yang merindukan sosok pejabat dan keluarga yang hidup bersih tanpa cela.

Informasi Utama:

  • Nama Lengkap: Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri)
  • Wafat: 3 Februari 2026 (Usia 100 Tahun)
  • Lokasi Makam: TPU Giri Tama, Tajurhalang, Bogor
  • Pesan Terakhir: "Titip Polri dan Jaga Pekalongan"

Peran Krusial di Balik Kejujuran Jenderal Hoegeng

Selama ini, nama Jenderal Hoegeng dikenal sebagai polisi paling jujur di Indonesia. Namun, di balik keteguhan prinsip sang Jenderal, ada sosok Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso yang menjadi benteng pertahanan pertama keluarga dari godaan materi.

Salah satu kisah paling ikonik adalah ketika Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso harus menutup toko bunga miliknya sesaat sebelum Hoegeng dilantik menjadi Kepala Jawatan Imigrasi pada tahun 1960. Hoegeng tidak ingin toko bunga istrinya laris karena orang-orang yang memiliki urusan imigrasi merasa wajib membeli bunga di sana sebagai bentuk suap terselubung.

Tanpa protes, Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso mendukung keputusan tersebut demi menjaga kehormatan sang suami. Keteladanan ini membuktikan bahwa seorang istri memiliki peran besar dalam menjaga integritas suami yang menjabat sebagai abdi negara. 

Prosesi Pemakaman di Bogor

Jenazah Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso dimakamkan pada hari ini, Rabu, (4/2)  di TPU Giri Tama, Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Lokasi ini dipilih agar beliau dapat beristirahat selamanya di dekat pusara sang suami, Jenderal Hoegeng Imam Santoso yang telah wafat pada 2004 silam.

Prosesi pemakaman mendiang Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso dilakukan dengan upacara penghormatan yang dihadiri oleh keluarga besar, pejabat utama Polri, serta masyarakat sipil yang ingin memberikan penghormatan terakhir. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya