Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Kisah Meriyanti, Istri Jenderal Hoegeng yang Rela Tutup Toko Bunga demi Integritas

Media Indonesia
03/2/2026 21:11
Kisah Meriyanti, Istri Jenderal Hoegeng yang Rela Tutup Toko Bunga demi Integritas
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) didampingi putrinya yang juga Ketua DPR Puan Maharani (kiri) menyuapi makanan kepada istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani (te(Antara)

DALAM catatan sejarah kepolisian Indonesia, nama Jenderal Hoegeng Imam Santoso selalu identik dengan kejujuran yang mutlak. Salah satu fragmen paling ikonik dari perjalanan hidupnya adalah ketika ia melarang istrinya, Merry Roeslani, untuk terus menjalankan bisnis toko bunga sesaat setelah Hoegeng diangkat menjadi Kepala Jawatan Imigrasi.

Konflik Kepentingan yang Dihindari

Keputusan Hoegeng bukan tanpa alasan. Ia menyadari bahwa jabatan tinggi yang ia emban akan membuat orang-orang berbondong-bondong membeli bunga di toko istrinya, bukan karena kualitas bunganya, melainkan karena posisi suaminya. Hoegeng ingin menghindari apa yang di masa kini kita sebut sebagai konflik kepentingan atau gratifikasi terselubung.

"Nanti semua orang yang berurusan dengan Imigrasi akan memesan bunga di toko Ibu Merry, dan itu tidak adil bagi penjual bunga lainnya," ujar Hoegeng kala itu kepada sang istri.

Pengorbanan Merry Roeslani

Merry Roeslani, dengan jiwa besar, mengikuti permintaan sang suami. Meskipun toko bunga tersebut adalah sumber penghasilan tambahan dan kegemarannya, ia memilih untuk menutup usahanya demi menjaga kebersihan nama baik Hoegeng. Hal ini membuktikan bahwa integritas seorang pejabat publik tidak hanya berdiri di atas pundak sang pejabat sendiri, tetapi juga didukung penuh oleh keluarganya.

Relevansi di Era Modern 2026

Kisah ini tetap relevan di tahun 2026, di mana keterbukaan informasi membuat setiap gerak-gerik keluarga pejabat diawasi oleh publik. Sikap Hoegeng menjadi pengingat bahwa batasan antara urusan pribadi dan jabatan publik harus ditarik dengan tegas sejak dari dalam rumah.

Nilai Integritas Hoegeng Penerapan Masa Kini
Menghindari Konflik Kepentingan Keluarga tidak terlibat proyek negara
Hidup Sederhana Tidak pamer kemewahan di media sosial
Kejujuran Radikal Transparansi LHKPN secara berkala

Kesimpulan

Kisah toko bunga istri Hoegeng adalah warisan moral yang tidak lekang oleh waktu. Ia mengajarkan bahwa kekuasaan bukanlah alat untuk memperkaya keluarga, melainkan amanah yang menuntut pengorbanan, bahkan terhadap hal-hal kecil seperti hobi berjualan bunga.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya