Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk keempat kalinya. PSBB diperpanjang selama enam hari ke depan menyusul adanya pertambahan kasus covid-19 di Depok.
"Kita butuh PSBB jilid IV," kata Ketua Gugus Percepatan Penanganan korona atau Covid-19 Kota Depok," kata Walikota Depok Idris Abdul Shomad dalam keterangan resmi, Kamis (28/5).
Sebelumnya, Pemkot Depok telah melakukan perpanjangan PSBB jilid II dimulai sejak 13-26 Mei, kemudian PSBB jilid III diperpanjang lagi tiga hari hingga 29 Mei. Selanjutnya PSBB jilid IV diperpanjang hingga 4 Juni 2020.
Baca juga: Dinas Kesehatan Sebut Rt DKI masih di Angka 1
Perpanjangan PSBB ini, lanjutnya, merupakan hasil keputusan dari rapat Forkopimda yang dihadiri Wali Kota Depok, Ketua DPRD Kota Depok, Kapolres Metropolitan Kota Depok, Dandim Kota Depok, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok.
“Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan kasus covid-19 di tengah warga,” tukas Idris.
Dari evaluasi PSBB jilid III, ada penambahan 9 orang positif covid-19 di Kota Depok. Hasil tersebut dikonfirmasi Laboratorium Rumah Sakit Universitas Indonesia Kota Depok (8 orang) dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta (1 orang). (OL-14)
CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid menyalurkan 15.000 santunan bagi dhuafa, ojek online, disabilitas, hingga pekerja informal di Jabodetabek selama Ramadan 1447.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved