Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Warga Bukit Cengkeh dan Taman Duta Depok Siaga Ancaman Banjir Susulan

Kisar Rajagukguk
22/3/2026 23:16
Warga Bukit Cengkeh dan Taman Duta Depok Siaga Ancaman Banjir Susulan
Ilustrasi .(Antara)

WARGA di sejumlah wilayah Kota Depok, Jawa Barat, mulai disibukkan dengan aktivitas pembersihan rumah pascabanjir yang merendam permukiman mereka tepat pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3). Meski air telah surut, kekhawatiran akan adanya banjir susulan masih menghantui warga mengingat curah hujan yang tetap tinggi.

Pantauan di lapangan menunjukkan warga di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta bahu-membahu membersihkan sisa lumpur tebal yang masuk ke dalam hunian. Selain menjemur kasur dan mencuci perabot, warga juga bergotong royong membersihkan fasilitas umum agar lingkungan kembali layak huni.

Salah satu korban banjir, Opung Mutiara Rajagukguk Boru Naibaho, menuturkan bahwa dampak banjir kali ini cukup parah. Banyak perabotan rumah tangga dan alat elektronik yang tidak sempat diselamatkan. "Banjir yang melanda Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Taman Duta merusak barang elektronik (TV, kulkas, mesin cuci), serta kasur, dan mebel," katanya, Minggu (22/3).

Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering. "Warga juga mematikan listrik dan gas. Kita tidak menyalakan listrik sementara untuk menghindari tersetrum. Karena instalasinya masih basah," katanya.

Ancaman Cuaca Ekstrem
Kekhawatiran utama warga saat ini adalah potensi hujan deras susulan. Kondisi psikologis warga masih siaga, bahkan sebagian memilih bertahan di rumah untuk mengantisipasi evakuasi mandiri jika air kembali naik.

"Ketakutan ini memaksa sebagian warga untuk tetap berada di rumah jika banjir datang dapat segera mengevakuasi barang berharga, seperti barang elektronik (TV, kulkas, mesin cuci), serta kasur, dan mebel," ujar Opung Mutiara.

Merespons situasi ini, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) meminta masyarakat tetap dalam level waspada tinggi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Depok, Rizwan Nurahim, mengimbau warga untuk terus memperhatikan tanda-tanda alam, terutama aliran air dari wilayah hulu. "Kami berharap warga waspada akan potensi banjir susulan dan risiko sengatan listrik saat membersihkan rumah," imbau Rizwan. (KG/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik