Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Antardesa di Garut

Kristiadi
15/2/2026 20:18
Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Penghubung Antardesa di Garut
Sebuah tebing setinggi 5 meter longsor dan menutup badan jalan penghubung antar Desa Cintadamai dan Desa Sukajaya serta di Kampung Citorodol, Kecamatan Sukaresmi akses jalan tertutup longsor hinvva 2 rumah terpaksa mengungsi.(MI/Kristiadi)

HUJAN deras dengan intensitas tinggi yang terjadi telah menyebabkan sebuah tebing setinggi 5 meter longsor menutup jalan penghubung antar Desa Cintadamai dan Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut. Kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, tapi Jalan Kampung Cirenceng terganggu.

Kapolsek Cisurupan AKP Yulius Siswantoro mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak siang hingga sore menyebabkan sebuah tebing setinggi 5 meter longsor menutup jalan Kampung Cirenceng yang merupakan akses penghubung antar Desa Cintadamai dan Desa Sukajaya. Namun, intensitas hujan semakin deras hingga pergerakan tanah terjadi menutup seluruh badan jalan desa.

“Tim gabungan yang mendapat laporan langsung bergerak membersihkan material longsor menggunakan alat manual seperti cangkul dan sekop. Akan tetapi, material tanah yang menimbun jalan sepanjang 10 meter, sedalaman 2 meter proses evakuasi menggunakan alat berat berupa ekskavator," katanya, Minggu (15/2/2026).

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Aah Saeful Anwar mengatakan, intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari menyebabkan material kayu berukuran besar terbawa arus sungai dan tersangkut di bawah jembatan. Kejadian itu menyebabkan Sungai Cigarukgak meluap merendam rumah warga.

"Petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, PUPR dan warga telah melakuan evakuasi pohon menggunakan gergaji senso dan langsung mengangkat, dilakukannya secara gotong royong. Namun, berbagai bencana banjir dan pohon tumbang yang menerjang Garut telah menyebabkan longsor di Kampung Citorondol," ujarnya.

Menurutnya, longsor di Kampung Citorodol sepanjang 10 meter, lebar 5 meter hingga menngancam dua unit rumah warga jarak sekitar 5 meter dari titik longsor hingga titik kedua sepanjang 7 meter dan lebar 4 meter tidak jauh dari permukiman menutup jalan desa. Petugas gabungan melakukan evakuasi material longsor menimbun jalan dibantu loader agar bisa kembali dilewati.

"Kami mengimbau agar warga waspada terhadap potensi bencana susulan lantaran curah hujan masih tinggi. Akan tetapi, warga yang berpotensi terdampak supaya meningkatkan kesiapsiagaan dan diimbau untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman," tandasnya. (AD)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya