Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Hujan Deras Picu Longsor di Cinere, Belasan Santri Berhasil Dievakuasi

Kisar Rajagukguk
22/1/2026 21:43
Hujan Deras Picu Longsor di Cinere, Belasan Santri Berhasil Dievakuasi
Ilustrasi .(Antara)

BENCANA tanah longsor menerjang wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis (22/1) pagi. Material longsor dilaporkan merusak Masjid Jami Nurul Amin dan Pondok Pesantren Tahfidz Al Akbar yang berlokasi di Jalan Raya PLN RT 14/RW 03, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Deni Romulo Hutauruk, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pada pukul 10.45 WIB akibat pergerakan tanah yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa jam sebelumnya.

Dalam musibah tersebut, petugas DPKP bergerak cepat untuk mengamankan belasan santri yang tengah menjalani aktivitas belajar di lokasi kejadian. "Kita selamatkan 17 santri yang sedang belajar. Mereka kita larikan ke tempat yang aman, tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut," ujar Deni di lokasi kejadian, Kamis (22/1).

Meski tidak memakan korban jiwa, kerusakan fasilitas pendidikan di Pondok Pesantren Tahfidz Al Akbar cukup signifikan. Tim Reaksi Cepat (TRC) dari DPKP Kota Depok berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna melakukan asesmen mendalam dan proses evakuasi lanjutan.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) dari DPKP Kota Depok bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan proses evakuasi," tambahnya.

Upaya Stabilisasi Tanah
Guna mencegah longsor susulan, tim gabungan saat ini fokus pada penguatan struktur tanah yang rawan menggunakan metode tradisional namun efektif, yakni pemasangan cerucuk atau turap bambu. "Kami menancapkan bambu secara vertikal maupun horizontal untuk mengikat tanah agar tidak terjadi pergeseran lebih lanjut," jelas Deni.

Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.

"Pemerintah Kota Depok mengimbau warga agar tetap waspada apabila hujan turun khususnya di daerah rawan longsor dan pemukiman di perbukitan," pungkasnya. (KG/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya