Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIKUS PDIP yang juga anggota DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menyebut rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hendak memperbarui sistem e-budgeting sebagai pengalihan isu.
Ima menegaskan sikap Anies yang menyalahkan sistem atas munculnya anggaran tidak wajar kurang tepat.
Menurutnya, dibanding memperbarui sistem teknologi e-budgeting, lebih baik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat pembinaan dan pengawasan yang lebih ketat kepada SKPD dalam hal pengusulan anggaran.
"Kenapa baru sekarang mau diperbarui? Pak Anies kan sudah dua tahun jadi gubernur dan menggunakan sistem ini. Selama dua tahun itu dia berbuat apa. Menurut saya dia berkata begitu karena baru ramai-ramai anggaran seperti sekarang. Ini bentuk pengalihan isu saja," ungkap Ima saat dihubungi Media Indonesia, Senin (4/11).
Baca juga: Pemprov DKI Kucurkan Rp1,1 Triliun untuk Revitalisasi Trotoar
E-budgeting menurutnya sudah cukup baik untuk mempermudah pengawasan. Hal ini dibuktikan dengan terbitnya aturan Permendagri No 70 tahun 2019 tentang Sistem Informasi Perencanaan Keuangan Daerah yang mengatur agar e-budgeting bisa digunakan di semua daerah.
"Pak Jokowi sendiri menginginkan e-budgeting itu ada di tiap daerah dan dibuka transparan. Pak Anies justru sebaliknya menutup akses KUAPPAS 2020 untuk publik. Jadi ini masalahnya bukan pada sistem tapi pada transparansinya," tuturnya.
Sebagai bentuk fokus pada pengawasan penganggaran DKI, Anies pun seharusnya dapat menyisihkan waktunya guna menyisir anggaran dalam Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas APBD Sementara (KUAPPAS) 2020 sebelum dokumen tersebut dikirimkan ke DPRD DKI pada Juli lalu.
Anies harus fokus terutama karena saat ini ia hanya seorang diri tanpa didampingi oleh wakil gubernur.
"Pak Anies harus fokus. Apalagi kali ini dia sendirian saja. Kurangi acara-acara seremonial," ungkap politikus muda yang duduk di Komisi E itu.
Munculnya anggaran tidak wajar dalam KUAPPAS 2020 pun membuat Ima mempertanyakan kinerja Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUP). TGUPP seharusnya juga berperan untuk membantu gubernur mencegah pemborosan anggaran dengan turut menyisir anggaran.
"Namun kita lihat masih ada anggaran yang lolos. TGUPP ini perannya apa," tandasnya.(OL-4)
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGM Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menambah fasilitas olahraga di berbagai ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pemerintah provinsi DKI Jakarta bersama Forkopimda siap menyelenggarakan perayaan malam tahun baru 2026 di delapan titik
Besaran UMP itu akan mulai berlaku per 1 Januari 2026. UMP Jakarta 2025 atau sebelumnya sebesar Rp5.396.761 dan ada kenaikan sebesar 6,17 persen atau Rp333.115 dibanding tahun ini.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku, kenaikan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi DKI Jakarta yang ia tetapkan tidak berada di luar jalur dari landasan regulasi pemerintah
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penerapan work from anywhere (WFA) untuk aparatur sipil negara (ASN) DKI Jakarta tidak akan mengganggu pelayanan publik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved