Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bagian tubuh yang paling luar, kulit mudah terkontaminasi kotoran dan kuman serta terpengaruh perubahan kondisi lingkungan akibat perubahan musim.
Upaya perawatan rutin perlu dilakukan agar kulit bisa tetap sehat dan cerah pada musim kemarau maupun musim hujan.
"Tentunya kita semua mengharapkan kulit wajah yang tetap tampil cerah serta sehat saat memasuki musim penghujan ini, tetapi yang perlu kita
perhatikan bersama adalah bagaimana kita menjaga pola perawatan wajah dengan benar," kata Humas Aqua+ Series Gilang Sucahyo, dikutip Rabu (18/9).
Baca juga : Ini Tips Bagi Pria untuk Menjaga Kesehatan Kulit Saat Cuaca Panas
Kalau musim panas bisa menimbulkan keringat dan minyak berlebih, musim hujan yang lembap dapat membuat kulit rentan terkontaminasi kotoran dan bakteri. Oleh karena itu, sebaiknya memilih pembersih wajah yang lembut tetapi efektif mengangkat minyak dan kotoran tanpa membuat kulit kering selama musim hujan.
Eksfoliasi perlu dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori, terutama ketika cuaca lembap. Sebaiknya, eksfoliasi dilakukan satu sampai dua kali seminggu agar kulit tetap segar. Terlalu sering melakukan eksfoliasi bisa menyebabkan iritasi kulit.
Pelembap bertekstur ringan dan berbahan dasar air atau jel bisa jadi pilihan untuk menghindari rasa lengket pada musim panas. Karena udara cenderung lebih lembap pada musim hujan, sebaiknya memilih pelembap yang selain ringan juga mampu mengunci kelembapan dengan baik.
Baca juga : Ini 3 Perawatan Dasar Agar Kulit Lansia tidak Kering
Meskipun matahari mungkin tertutup awan selama musim hujan, sinar UV masih dapat menembus awan. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 pada musim panas maupun hujan untuk menghindari dampak buruk paparan sinar UV pada kulit.
Kondisi lembap pada musim hujan juga dapat memicu produksi minyak berlebih. Penggunaan toner bebas alkohol dapat membantu mengatasi minyak berlebih tanpa mengeringkan kulit. Kertas minyak juga dapat digunakan untuk mengatasi kilap minyak di wajah saat beraktivitas jika perlu.
Pola makan sehat harus diterapkan selama musim panas maupun musim hujan agar kulit tetap sehat. Selain itu, pastikan kebutuhan cairan terpenuhi untuk menjaga hidrasi kulit dari dalam.
Mengonsumsi buah-buahan kaya air seperti semangka dan mentimun baik untuk menjaga kelembapan kulit.
Musim hujan sering kali mendatangkan banyak kuman. Selalu mencuci tangan sebelum menyentuh wajah dan menghindari memegang wajah terlalu sering dapat mencegah bakteri menempel dan menyebabkan jerawat pada kulit wajah. (Ant/Z-1)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Air beras untuk wajah, cuci muka pakai air beras, manfaat air beras, skincare alami, kulit glowing, rice water skincare, perawatan wajah tradisional
Tren seperti glass skin ala Korea menjadi salah satu referensi utama karena menampilkan kulit yang tampak sehat, bening, dan bercahaya alami.
Face oil dapat dikombinasikan ke dalam berbagai langkah rutin, mulai dari mencampurkannya dengan toner, serum, pelembap, hingga produk complexion (alas bedak).
Pasar perawatan kulit pria menunjukkan pertumbuhan yang semakin konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Peningkatan ini banyak didorong oleh generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, yang semakin memprioritaskan perawatan kulit sebagai bagian dari self-care jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved