Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kabar buruk datang dari Angelina Jolie dan Brad Pitt, Pax Thien Jolie-Pitt mengalami kecelakaan berat saat mengendarai sepeda listrik (e-bike). Kecelakaan itu terjadi saat Pax berkendara di lalu lintas yang padat di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).
Dalam laporan kepolisian diketahui ia tidak mengenakan helm, hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat cedera kepala dan nyeri pinggul.
Peristiwa itu menimbulkan kekhawatiran bagi orangtua apakah aman anak mereka menggunakan sepeda listrik tanpa helm. Ini karena sepeda listrik memiliki lebih banyak risiko yang perlu dipertimbangkan.
Baca juga : Sepeda Listrik Dipertanyakan Keamanannya, Ini yang Perlu Diketahui Orangtua
Penelitian baru menemukan ada lebih dari 5.000 pasien rawat inap di AS, karena cedera akibat sepeda listrik dari tahun 2017 hingga 2022. Sebanyak 45.000 kunjungan ke ruang gawat darurat selama periode waktu yang sama.
Jamie McDonough, pemilik perusahaan penyewaan sepeda Reedy Rides yang berkantor pusat di Greenville, Carolina Selatan, mengatakan usia yang diizinkan untuk menyewa dan mengendarai sepeda listrik adalah 15 tahun. Sebagian besar penyewaan sepeda umum mengharuskan penyewa berusia minimal 16 tahun.
Sekalipun cukup umur, sebaiknya Anda memiliki pengalaman sebelum membawanya ke jalan raya.
Baca juga : Saat Traveling, Orangtua Dianjurkan Bawa Stroller Ringan dan Mudah Dilipat
"Orangtua harus memastikan anak mereka sudah cukup berlatih menggunakan sepeda biasa sebelum mengendarai sepeda listrik," kata John Gallucci Jr. MS, ATC, PT, DPT dan CEO JAG Physical Therapy.
"Jika anak merasa tidak yakin, orangtua sebaiknya tidak membiarkan mereka bersepeda di dekat lalu lintas, dan lebih baik berlatih di tempat yang aman, seperti taman tanpa halangan apa pun," sambungnya.
Gallucci menambahkan, meski sepeda listrik memerlukan lebih banyak keterampilan dan tindakan pencegahan keselamatan, sepeda listrik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sepeda tradisional.
Baca juga : Ini Tips Memilih Daycare dari Psikolog
“Sepeda listrik merupakan bentuk olahraga yang hebat, terutama saat menanjak, untuk tetap berada di luar ruangan dan menyerap vitamin D," kata Gallucci.
Jika Anda berencana memberi anak Anda sepeda listrik atau mereka sudah memilikinya, ada beberapa panduan keselamatan penting yang perlu diingat. Berikut ini adalah tips menjaga anak tetap aman saat bersepeda listrik:
Helm adalah hal yang tidak bisa ditawar. Ada peraturan keselamatan yang berlaku untuk sepeda konvensional dan sepeda listrik, dan ini adalah salah satunya. Selalu kenakan helm tidak peduli apakah Anda bersepeda di jalan masuk rumah, trotoar lingkungan, atau di jalan raya.
Baca juga : Fitur Baru Google, School Time, Mudahkan Orangtua Memantau Anak
“Helm perlu diperiksa setiap tahun untuk mengetahui kerusakan atau penurunan kualitasnya,” kata McDonough. “Helm harus pas, jadi membeli helm langsung dari toko sepeda tepercaya akan memastikan Anda memiliki helm dengan ukuran yang sesuai.”
Disarankan juga untuk mengenakan pakaian warna cerah saat berkendara agar visibilitas lebih baik, terutama di malam hari.
Bagi banyak anak yang memilih mengendarai sepeda listrik, kemungkinan besar mereka tidak memiliki pengalaman yang diperlukan untuk menangani situasi lalu lintas yang rumit. Sangat penting bagi mereka untuk memperhatikan lalu lintas, kondisi jalan, dan mengatasi rintangan, seperti lubang jalan, puing-puing, atau perubahan medan yang tiba-tiba.
“Pengendara sepeda listrik harus tahu cara memahami dan mematuhi peraturan dan rambu lalu lintas,” tegas McDonough. “Mereka harus waspada terhadap lingkungan sekitar dan mampu memprediksi serta bereaksi terhadap pergerakan kendaraan dan pejalan kaki.”
Sepeda listrik umumnya lebih berat daripada sepeda tradisional, karena motor dan baterainya. McDonough mengatakan bobot tambahan membuat sepeda listrik lebih sulit dikendalikan.
"Pengendara harus menyadari bagaimana berat sepeda memengaruhi pengendalian dan cara menggunakan tenaga motor secara efektif tanpa terlalu bergantung padanya,” katanya. “Anak-anak yang mengendarai sepeda listrik dengan mudah dapat memiliki sepeda yang beratnya hampir sama dengan mereka.”
MCDonough menambahkan, waktu reaksi untuk berhenti tiba-tiba atau perubahan arah berkurang bisa saja terjadi. Jadi anak-anak harus mampu merespons dengan cepat terhadap rintangan atau situasi yang tidak terduga. Dan baterai harus dirawat dengan baik atau itu akan menjadi faktor risiko lainnya.
“Anda harus mewaspadai potensi baterai untuk mengalami panas berlebih atau bahaya kebakaran, terutama jika terkena kondisi yang keras atau suhu ekstrem,” jelas McDonough. (Parents/Z-3)
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved