Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOPI adalah minuman favorit banyak orang di seluruh dunia, terkenal dengan kemampuannya untuk memberikan energi dan meningkatkan konsentrasi.
Namun, ada pertanyaan yang sering muncul: apakah konsumsi kopi dapat mempengaruhi kesuburan wanita?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kami mengumpulkan penjelasan dari beberapa ahli kesehatan dan dokter.
Baca juga : Kafein Beri Efek Hipertensi Bagi Anda yang Jarang Konsumsi Kopi
Kopi memang dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, namun konsumsi yang berlebihan, terutama oleh perempuan, dapat membawa dampak negatif.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa perempuan harus membatasi asupan kafein dari kopi:
Tubuh perempuan memetabolisme kafein lebih lambat dibandingkan pria. Hal ini berarti bahwa kafein akan berada lebih lama dalam sistem tubuh perempuan.
Baca juga : Sama-Sama Mengandung Kafein, Manakah yang Lebih Sehat Antara Kopi, Teh, dan Coklat ?
Ketika diminum saat perut kosong, kopi dapat menyebabkan efek negatif seperti ketidaknyamanan perut dan gangguan kesehatan lainnya.
Kafein dapat mempengaruhi keseimbangan hormon tubuh. Salah satu efeknya adalah peningkatan produksi hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.
Meskipun kortisol memiliki fungsi penting dalam tubuh, kadar yang terlalu tinggi dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur peradangan dan mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga : Sensitif Kafein? Anda Sebaiknya Pilih Teh
Konsumsi kafein yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya kista di payudara, terutama pada perempuan yang memiliki kondisi seperti PCOS, fibroid, endometriosis, kista ovarium, dan payudara fibrokistik.
Hal ini dapat membahayakan kesehatan dan memerlukan perhatian khusus.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat mengganggu proses ovulasi dan meningkatkan risiko infertilitas pada perempuan.
Baca juga : Teh Pilihan Lebih Baik bagi yang Sensitif Efek Kafein
Kafein dapat meningkatkan kadar kortisol dan memberi tekanan pada kelenjar adrenal, yang berperan penting dalam fungsi reproduksi.
Berapa banyak kopi yang aman untuk dikonsumsi setiap hari dapat bervariasi tergantung pada metabolisme individu dan toleransi kafein.
Secara umum, wanita disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 3 cangkir kopi per hari, atau sekitar 400 miligram kafein.
Namun, bagi perempuan hamil atau menyusui, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi kopi untuk menghindari dampak negatif.
Memperhatikan campuran dalam kopi juga penting. Untuk menjaga kesehatan, hindari mencampur kopi dengan gula berlebih atau krimer yang tinggi lemak.
Dengan memperhatikan konsumsi kafein dan menjaga pola hidup sehat, wanita dapat menikmati manfaat kopi tanpa mengorbankan kesehatan reproduksi mereka.
Beberapa studi mendukung pernyataan ini.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Fertility and Sterility menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi lebih dari 200 mg kafein per hari memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah kesuburan dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari 200 mg.
Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua penelitian menemukan hubungan yang kuat antara konsumsi kafein dan kesuburan.
Misalnya, sebuah studi lain yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology tidak menemukan bukti signifikan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah moderat mempengaruhi kesuburan wanita secara drastis.
Bagi wanita yang merencanakan kehamilan, dikutip dari Mayo Clinic - Pregnancy planning, ada beberapa saran yang disajikan:
Sementara konsumsi kopi dalam jumlah moderat mungkin tidak memiliki dampak signifikan pada kesuburan perempuan, konsumsi kafein yang berlebihan dapat mengganggu ovulasi dan siklus menstruasi.
Penting bagi perempuan yang berencana hamil untuk memperhatikan asupan kafein mereka dan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesuburan.
Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan untuk saran yang lebih spesifik dan personal. (Z-10)
Kandungan senyawa aktif pada kunyit dipercaya mampu menunjang kesehatan sistem reproduksi, baik bagi pria maupun wanita, selama menjalani program hamil (promil).
Studi terbaru HUJI mengungkap embrio dan rahim melakukan dialog molekuler intens melalui vesikel ekstraseluler hanya dalam satu jam setelah pertemuan.
Dalam tradisi masyarakat tertentu di Indonesia, telur tembean (telur ayam yang sudah berisi bakal embrio dan dianggap “hampir menetas”) dipercaya sebagai makanan berkhasiat
Pelajari faktor yang memengaruhi daya tahan sperma, termasuk penyimpanan beku dan cara meningkatkan kualitas sperma.
Penjelajah gua temukan artefak kuno diduga digunakan dalam ritual kesuburan di Gua Tlayócoc, Meksiko. Artefak diperkirakan berasal dari era Pascaklasik.
Puasa dapat meningkatkan keseimbangan hormon reproduksi seperti estrogen dan progesteron, serta mendukung ovulasi yang sehat dengan menurunkan resistensi insulin.
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Tanggal 5 Desember diperingati sebagai Hari Kopi Turki Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menandai pengakuan Kopi Turki oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2013.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved