Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
POLA Diet Intermittent Fasting (IF) telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir sebagai metode yang efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan metabolik.
Namun, seperti halnya dengan banyak tren diet, ada beberapa mitos seputar IF yang seringkali dibantah oleh ahli gizi berdasarkan bukti ilmiah yang ada.
Berikut adalah beberapa mitos yang perlu dipahami dengan baik:
Baca juga : Daftar 5 Minuman yang Diklaim Dapat Picu Kenaikan Berat Badan, Benarkah?
Fakta: Meskipun IF sering digunakan untuk menurunkan berat badan, penelitian juga menunjukkan bahwa IF dapat meningkatkan kesehatan jantung, mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan fungsi kognitif.
IF bukan hanya tentang menurunkan berat badan tetapi juga tentang memperbaiki metabolisme secara keseluruhan.
Fakta: IF yang dilakukan dengan benar tidak mengganggu metabolisme.
Baca juga : Lidah Ozempic Jadi Rahasia Diet Wanita yang Efektif!
Bahkan, jendela waktu makan yang terbatas dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung pembakaran lemak yang lebih efisien.
Fakta: Meskipun jendela makan dalam IF lebih fleksibel, kualitas makanan tetap penting.
Memilih makanan sehat seperti sayuran, protein sehat, dan lemak sehat akan membantu mencapai hasil yang lebih baik bagi kesehatan Anda.
Baca juga : 13 Cara Cepat Menurunkan Berat Badan Alami dengan Efektif
Fakta: IF bisa menjadi aman dan efektif bagi wanita jika diatur dengan benar. Namun, perlu memperhatikan perubahan hormon dan siklus menstruasi.
Wanita hamil, menyusui, atau dengan masalah hormon tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi sebelum memulai IF.
Fakta: Jika dilakukan dengan benar, IF sebenarnya dapat mempertahankan massa otot selama penurunan berat badan.
Baca juga : 5 Tips Efektif untuk Memaksimalkan Perubahan dalam Menurunkan Berat Badan
Penting untuk memadukan IF dengan latihan kekuatan yang sesuai untuk meminimalkan kehilangan massa otot.
Intermittent Fasting adalah pendekatan diet yang dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan jika dilakukan dengan benar dan diawasi oleh ahli gizi. Mengenali dan memahami mitos yang sering beredar dapat membantu Anda mengambil keputusan yang lebih baik terkait penerapan IF dalam gaya hidup Anda. (Z-10)
Sumber:
TANTANGAN dalam upaya menurunkan berat badan menjadi ideal saat ini disebut semakin kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor di lingkungan.
Berat badan tak kunjung turun meski rutin olahraga? Terlalu banyak kardio, kurang istirahat, hingga pola makan bisa jadi penyebabnya. Simak penjelasannya.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
MENINGKATNYA prevalensi obesitas di Indonesia mendorong perlunya pendekatan pengendalian yang semakin adaptif terhadap perilaku dan preferensi masyarakat.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Studi terbaru Cochrane Reviews mengungkap intermittent fasting tidak lebih unggul dari diet kalori biasa. Simak analisis medis dan faktanya di sini.
Simak tinjauan medis manfaat Puasa Daud bagi metabolisme. Dari proses autofagi hingga sensitivitas insulin, temukan alasan mengapa pola ini sangat sehat.
Intermittent fasting adalah metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu.
Intermittent fasting atau puasa intermiten adalah pola makan yang mengatur waktu antara makan dan berpuasa. Artinya, kamu fokus pada kapan makan, bukan apa yang dimakan.
Banyak standar dan tips kesehatan justru tidak cocok dan bahkan berbahaya untuk perempuan.
Intermittent fasting (IF) kini ramai dibicarakan, khususnya di kalangan perempuan yang tengah merencanakan kehamilan. Banyak yang percaya metode ini bisa meningkatkan kesuburan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved