Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
EDUKASI perawatan kulit menjadi bagian penting untuk membangun masyarakat yang berdaya dalam menjaga kesehatan kulit. Di era digital ini, edukasi melalui media sosial mampu menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan. Tentu saja, sumber-sumber kompeten memegang peran penting dalam pembuatan konten-konten edukatif yang berkualitas. Di sisi lain, para peneliti yang melahirkan inovasi-inovasi di bidang kesehatan kulit menjadi salah satu pendorong utama kemajuan perawatan kulit di Indonesia.
Karya mereka layak diapresiasi dan kerja mereka perlu mendapat dukungan. Oleh karena itu, salah satu pionir di industri perawatan kulit, Wardah, menggelar acara The Brave Beauty in Skin Science Appreciation Event. Kegiatan itu untuk mengapresiasi para perempuan peneliti dan edukator yang telah membawa dampak positif dalam bidang skin science.
“Kami percaya para perempuan dapat menjadi agen perubahan yang memberi dampak positif terhadap sesama dan lingkungannya dengan berkarya di berbagai bidang, baik itu skincare, sains, dan teknologi. Wardah ingin menjadi support system yang memberi penghargaan dan apresiasi bagi para pahlawan di balik layar yang telah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit dan merawat kulit,” ujar Deputy CEO ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.DVE, mewakili Wardah pada penyerahan apresiasi tersebut, Minggu (2/6/20024).
Baca juga : Gelar Skincara SPF++ Festival, Skincara Kenalkan Kosmetik Korea dan Jepang
Siapa saja para penerima penghargaan tersebut? Pada kategori Dermatologist Digital Creator, lima dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika terpilih sebagai penerima penghargaan. Yaitu, dr. Fitria Agustina Sp.DVE, dr. Dian Pratiwi, Sp.DVE, dr. Gloria Novelita, Sp.DVE, dr. Anesia Tania, Sp.DVE, dan dr. Nadia Wirantari, Sp.DVE. Kelimanya dinilai tak hanya menjadi seorang profesional di bidang kesehatan kulit, namun menginspirasi dan memberikan dampak sebagai seorang edukator di media sosial. Dedikasi serta kerja keras mereka menciptakan kesadaran akan penyebab dan cara merawat kulit dengan kondisi dan kebutuhan tertentu.
Selanjutnya, Prof. dr. Kusmarinah Bramono, Sp.DVE, dr. Yulia Ariani Aswin, Sp.A(K), dan dr. Riris Asti Respati, Sp.DVE, terpilih untuk kategori Innovative Women Scientist. Peran para peneliti yang haus akan ilmu pengetahuan, selalu ingin belajar, dan memiliki semangat tinggi inilah yang kemudian menciptakan berbagai science powered skin innovation yang efektif.
Lalu, dr. Yessica Tania atau yang lebih dikenal sebagai dr. Zie, dan dr. Claudia Christin, Ph.D atau yang lebih dikenal dengan akun @funskincare menerima penghargaan untuk kategori Pharmafluencer Digital Creator. Sebagai seorang digital content creator, baik dr. Zie, maupun dr. Claudia banyak mengedukasi masyarakat untuk lebih mengenali kondisi dan merekomendasikan produk skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit yang spesifik sehingga menjadikan lebih banyak lagi skin enthusiasts yang berdaya.
Baca juga : Menjaga Kolagen, Mencegah Penuaan Dini
Pada kategori Beauty Guru Digital Creator, penghargaan diberikan pada Affi Assegaf. Memiliki kondisi kulit rosacea yang unik, Affi Assegaf memiliki peran sebagai sosok yang dapat berbicara dari sudut pandang orang yang membutuhkan solusi perawatan kulit yang spesifik agar kulit tetap sehat dan terjaga.
Terakhir, Hanifa Ambadar sebagai perwakilan dari Female Daily Network menerima penghargaan untuk kategori Beauty Community Initiatives. Komunitas Female Daily Network menjadi platform yang patut diapresiasi karena memiliki peran kuat dalam merangkul dan menyediakan safe space bagi anggotanya untuk bertukar informasi, saling memotivasi, dan tumbuh bersama.
Pada kesempatan sama dilakukan juga penyerahan rekor MURI untuk penyelenggaraan pameran edukatif bertajuk Wardah Skinverse-Science Powered Skincare. Kegiatan yang digelar di Senayan City, Jakarta Pusat, pada 27 Mei-2 Juni 2024 itu meraih rekor MURI untuk kategori Pameran Produk Perawatan Kulit yang Bekerja sama dengan lebih dari 60 Dermatologists dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski).
Baca juga : Cara Mengatasi Pori-Pori Besar agar Kulit Wajah Lebih Sehat
Pada kegiatan itu, Wardah menghadirkan immersive skin innovation experience seperti Skinventure, Skin Science Clinic, Brightening Skin Science, Skin Barrier Reborn, Sun Protect Sphere, Skin Expert Talks, dan Personalized Roboskin bekerja sama dengan 61 dermatologists dari Perdoski yang terbagi atas 48 dokter untuk konsultasi pada Skin Science Clinic, enam dokter untuk konsultasi pada Skin Science Clinic sekaligus pembicara Skin Expert Talks, dan tujuh dokter pembicara Skin Expert Talks.
Ketua Umum Pengurus Perdoski Pusat, Prof. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp.DVE, mengungkapkan Perdoski berkolaborasi dengan Wardah sebagai profesional dan sebagai dokter Sp.DVE untuk memberikan dukungan melalui masukan dan edukasi kepada konsumen. Tujuannya, agar mereka menggunakan skincare yang sudah teruji klinis dan terbukti bekerja untuk kesehatan kulit di populasi Indonesia.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kemajuan industri kesehatan dan perawatan kulit di Indonesia,” ujarnya.
Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, dr. Elvieda Sariwati, M.Epid yang menghadiri kegiatan itu turut menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada Wardah dan Perdoski yang memberikan edukasi menarik. Diharapkan, semakin banyak masyarakat yang bersemangat mengetahui lebih dalam tentang kesehatan dan perawatan kulit,” katanya. (B-1)
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
SEKRETARIAT Wakil Presiden (Setwapres) mendorong adanya standarisasi indikator "naik kelas" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola oleh perempuan.
Koleksi ini menampilkan deretan drama Korea populer yang menempatkan perempuan sebagai pusat narasi, mulai dari perjuangan karier, penyembuhan luka batin, hingga dinamika romansa.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved