Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA adalah waktu di mana tubuh mengalami perubahan dalam kebiasaan makan dan minum. Selama periode ini, seringkali menyebabkan bibir kering dan rentan pecah-pecah.
Kondisi ini dapat menjadi tidak nyaman dan mengganggu, terutama selama bulan puasa yang panjang. Untuk menjaga kesehatan bibir Anda dan tetap merasa nyaman selama berpuasa, berikut adalah beberapa tips sederhana yang dapat Anda terapkan:
1. Konsumsi Cairan Secukupnya: Salah satu penyebab bibir kering adalah dehidrasi. Pastikan Anda minum banyak cairan selama waktu berbuka dan sahur. Air putih adalah pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hindari minuman berkafein atau beralkohol yang dapat menyebabkan dehidrasi.
Baca juga : Tidak Merokok Tapi Bibir Hitam? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
2. Gunakan Pelembap Bibir: Selalu bawa pelembap bibir saat Anda sedang berpuasa. Oleskan pelembap bibir secara teratur, terutama sebelum tidur dan setelah berwudhu. Pilih pelembap bibir yang mengandung bahan alami seperti shea butter atau minyak almond untuk memberikan kelembapan ekstra.
3. Hindari Menggigit atau Mengelupas Kulit Mati: Kebiasaan menggigit atau mengelupas kulit mati pada bibir dapat membuat kondisi bibir semakin buruk. Hal ini bisa membuat bibir menjadi lebih kering dan rentan pecah-pecah. Jika Anda merasa ada kulit mati, gunakan sikat bibir lembut atau lap lembut untuk menghilangkannya dengan lembut.
4. Perhatikan Nutrisi Anda: Konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, terutama vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan kulit. Buah-buahan dan sayuran segar, serta makanan yang kaya akan asam lemak omega-3, seperti ikan salmon, dapat membantu menjaga kelembapan bibir Anda dari dalam.
5. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung: Sinar matahari juga dapat membuat bibir kering dan terbakar. Selama berpuasa, hindari paparan langsung sinar matahari terutama pada siang hari. Jika Anda harus keluar rumah, gunakan lip balm dengan faktor perlindungan matahari (SPF) untuk melindungi bibir Anda dari efek buruk sinar UV.
6. Jaga Kebersihan Mulut: Sikat gigi secara teratur setelah berbuka dan sebelum tidur. Hal ini membantu menghilangkan sisa-sisa makanan yang dapat menyebabkan iritasi pada bibir. Gunakan juga obat kumur yang mengandung bahan antibakteri untuk menjaga kebersihan mulut dan kesehatan bibir. (Z-10)
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Hal ini bisa menyebabkan bau mulut.
Keunggulan utama pangan lokal terletak pada kandungan nutrisi alaminya yang mampu menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah puasa.
Pemilihan asupan yang tepat, terutama buah-buahan, menjadi faktor penentu agar tubuh kembali bugar dan tetap sehat sepanjang bulan Ramadan.
Saat berpuasa ramadan, pelari perlu memperhatikan tiga aspek utama: timing (pengaturan waktu), intensitas, dan kondisi fisik.
SALAH satu ibadah yang dilaksanakan umat Islam di bulan Ramadan ialah iktikaf.
PERUBAHAN rutinitas selama bulan Ramadan tidak hanya memengaruhi pola makan dan jam tidur, tetapi juga kondisi kulit dan rambut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved