Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJALANKAN ibadah puasa Ramadan bukan berarti harus menghentikan rutinitas olahraga sepenuhnya. Aktivitas lari tetap tergolong aman bagi individu yang sehat, asalkan dilakukan dengan pengaturan waktu, intensitas, serta strategi hidrasi yang tepat.
Hal tersebut ditegaskan oleh dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Agil Wahyu Wicaksono, MBiomed.
Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi tubuh menjadi kunci agar manfaat olahraga tetap optimal tanpa membahayakan kesehatan.
"Secara medis, aktivitas lari saat berpuasa tidak dilarang. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu sehat tetap dapat melakukan olahraga ringan hingga sedang selama Ramadan tanpa risiko kesehatan yang signifikan," kata Agil.
Meski demikian, Agil mengingatkan bahwa pelari perlu memperhatikan tiga aspek utama: timing (pengaturan waktu), intensitas, dan kondisi fisik.
Ia menambahkan bahwa selama bulan puasa, olahraga sebaiknya ditujukan untuk menjaga kebugaran, bukan untuk mengejar performa maksimal.
Terkait waktu pelaksanaan, Agil menyebutkan bahwa durasi setelah berbuka puasa merupakan pilihan yang paling aman.
Pada fase ini, tubuh telah mendapatkan asupan energi dan cairan yang cukup, sehingga risiko dehidrasi relatif kecil. Pada waktu ini, lari dapat dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang selama 30–45 menit.
Opsi kedua adalah waktu menjelang berbuka puasa. Waktu ini dinilai ideal untuk lari ringan berdurasi singkat, sekitar 15–30 menit, karena kehilangan cairan tubuh dapat segera tergantikan saat waktu berbuka tiba. Sementara itu, lari setelah sahur tetap memungkinkan, meski memiliki risiko dehidrasi yang lebih tinggi.
Dari sisi beban latihan, Agil menekankan pentingnya menjaga level intensitas pada tahap ringan hingga sedang. Indikator sederhananya adalah kenyamanan bernapas; pada intensitas ringan, napas tetap teratur dan seseorang masih mampu berbicara dengan kalimat panjang.
Sebaliknya, pada intensitas sedang, napas mulai lebih cepat namun tetap terkendali. Namun, Agil memberikan peringatan keras untuk segera berhenti jika tubuh memberikan sinyal negatif.
"Olahraga harus dihentikan jika muncul rasa lemas, mual, pusing, gemetar, atau sangat haus karena itu bisa menjadi tanda dehidrasi dan penurunan gula darah," jelasnya.
Strategi hidrasi menjadi faktor krusial dalam menjaga kebugaran. Merujuk pada penelitian di Indonesia, pola minum 4–2–2 dinilai paling efektif untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, yakni empat gelas saat berbuka, dua gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Ia juga menyarankan agar konsumsi cairan dilakukan secara bertahap dan disertai makanan, bukan meminum air dalam jumlah besar sekaligus saat sahur karena cairan tersebut akan lebih cepat terbuang melalui urine.
Terakhir, kecukupan tidur turut berperan vital. Durasi tidur ideal berkisar 7–9 jam per hari.
"Studi menunjukkan durasi tidur ideal berkisar 7–9 jam per hari, atau dapat disiasati dengan tidur malam 4–5 jam yang dilengkapi tidur siang," tutup Agil. (Z-1)
Pemilihan asupan yang tepat, terutama buah-buahan, menjadi faktor penentu agar tubuh kembali bugar dan tetap sehat sepanjang bulan Ramadan.
Belanja bersama dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan sekaligus bantuan materiil bagi 100 santri dan anak yatim dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.
Keluarga bukan sekadar institusi hukum, melainkan taman tempat setiap anggota bertumbuh. Di sini, Al-Qur'an hadir untuk memastikan relasi saling memberi, bukan saling menuntut.
Elnusa Petrofin menilai Ramadan menjadi ruang refleksi bagi perusahaan untuk terus menumbuhkan nilai kebersamaan bersama masyarakat sekitar.
Kuncinya terletak pada penerapan kebiasaan yang tepat saat sahur, berbuka, hingga pengaturan waktu istirahat agar puasa tidak hanya bernilai ibadah.
Terdapat tiga kategori lomba di ajang Malang Half Marathon, yaitu Half Marathon (21K), 10K, dan 5K, dengan rute yang dirancang memiliki titik start dan finish berbeda.
Pelari Uganda Jacob Kiplimo, yang kini berusia 25 tahun, melintasi garis finis kejuaraan half marathon di Lisbon dengan catatan waktu fantastis, 57 menit 20 detik.
BRI menghadirkan promo diskon 10% tiket JCO Run 2026 lewat fitur Lifestyle BRImo. Berlaku untuk 100 pembeli pertama sampai 28 Februari 2025.
Sebanyak 68% atlet di Indonesia kini lebih memilih menghabiskan waktu liburan mereka di dalam negeri untuk tetap aktif dan menjaga kebugaran.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved