Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB memprihatinkan melanda ratusan pengungsi banjir di Pamanukan, Subang, Jawa Barat, yang terpaksa harus mengungsi di kolong jembatan layang (flyover) tanpa alas tidur yang memadai.
Sebanyak 141 warga Desa Mulyasari yang sedang mengungsi akibat banjir melanda permukiman mereka kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Subang. Para pengungsi di antaranya anak anak dan balita harus tidur bawah kolong jembatan layang tanpa penerangan memadai. Satu-satunya sumber cahaya mereka hanyalah kerlip lampu kendaraan yang melintas sesekali di jembatan atau lampu-lampu penerangan dari pertokoan yang ada di sekitar pertigaan Jalan Pamanukan.
Kondisi di bawah jembatan layang tersebut jauh dari kata layak. Warga tidur berjejer beralas tikar dan terpal seadanya.
Ucu, salah satu pengungsi, berkisah rumahnya kini tak bisa ditempati karena terendam air setinggi 50 cm hingga 1 meter. "(Udara) dingin. Karena ini tempat terbuka tidak ada bantuan tenda atau alas untuk tidur yang memadai," kata Ucu, Senin malam (26/1).
Ucup dan pengungsi lainnya tak punya pilihan lain selain bertahan di sana bersama keluarga. Bantuan makanan memang sudah mulai mengalir, namun kebutuhan mendasar untuk beristirahat masih sangat minim.
"Kami butuh selimut dan minyak angin untuk menghindari masuk angin karena tidak ada pelindung," ungkap Ucup.
Sejak Senin pagi, Sungai Kalensema tak lagi mampu menampung curahan hujan yang turun tanpa henti. Air meluap, merendam pemukiman warga dengan ketinggian mencapai 1 meter. Dangkalnya sungai dituding menjadi biang keladi mengapa bencana tahunan ini kerap terjadi tapi sayang tidak pernah ada solusi dari pemerintah. (RZ/E-4)
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pemesanan hotel secara daring, menyusul ditemukannya dugaan peretasan.
Latihan bersama digelar sebagai pemanasan menjelang event besar yang rencananya akan digelar setelah Lebaran.
Selama periode lima hari masa libur panjang, mulai Jumat hingga Selasa, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total 67.510 tempat duduk KA Jarak Jauh.
Peternakan sapi perah menjadi sasaran awal untuk mengubah pola produksi dari sekadar menjual susu murni menjadi produk turunan yang lebih bernilai ekonomis.
Forum ini hadir di tengah tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
Kegiatan yang dilakukan di antaranya mencuci rupang dewa dan dewi di vihara Dewi Welas Asih
Ditpolairud Polda Jabar dan Satpolairud Polres Karawang mendapatkan informasi adanya pencurian perahu nelayan di wilayah Cirebon.
SO Bandung terbaru ini mencerminkan komitmen jangka panjang Coway dalam mendukung kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Tahun ini, iftar dapat dinikmati di dua area, yakni Moxy Sky, rooftop bar dan The Now Lobby Bar & Terrace
Proyek tersebut tidak hanya didukung secara administratif, tetapi juga diawasi ketat untuk memastikan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan warga lokal tetap menjadi prioritas utama.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
HARAPAN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang diputus kepesertaan dalam BPJS Kesehatan masih ada.
Hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan tidak boleh terhenti meskipun terjadi penyesuaian data kepesertaan PBI JK oleh pemerintah pusat.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Petugas gabungan jugaharus selalu mewaspadai banjir luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang di Sukaresik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved