Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
TINGKAT penyerapan gabah yang dilaksanakan Bulog Cianjur, Jawa Barat, melebihi target. Hingga pertengahan tahun ini, produksi gabah yang terserap mencapai 31 ribu ton.
Pimpinan Cabang Bulog Cianjur, Yanto Nurdiyanto, menyebutkan tahun ini Bulog Cianjur ditugasi bisa menyerap gabah sebanyak 20 ribu ton. Termasuk harus menyerap beras sebanyak 10 ribu ton.
"Alhamdulillah, setelah kita laksanakan di lapangan pada masa panen I dan sekarang masa panen II, kita sudah menyerap 31 ribu ton. Artinya, kami sudah melebihi target atau sekitar 150% dari target," katanya, Jumat (18/7).
Penyerapan gabah di lingkup Bulog Cianjur berasal dari tiga wilayah. Selain dari Kabupaten Cianjur, penyerapannya juga berasal dari para petani di Kabupaten dan Kota Sukabumi.
"Di lapangan kita kerja sama dengan Kodim. TNI itu ditugaskan mendampingi Bulog melaksanakan pengadaan gabah," tuturnya
Yanto menambahkan pemerintah sudah menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dan beras. Untuk gabah, sesuai HPP sebesar Rp6.500 per kilogram.
"Untuk gabah, kami sudah bekerja sama dengan penggilingan-penggilingan di Cianjur dan Sukabumi. Jadi kami kerjasamakan pengolahannya. Penggilingan yang mengeringkan dan mengolahnya dari gabah yang kami beli dari petani atau gapoktan. Bisa diistilahkan makloon," terangnya.
Sekalipun sudah melebihi target, lanjut dia, Bulog masih terus menyerap gabah dari petani. Terkecuali nanti ada instruksi, maka Bulog akan menghentikan penyerapannya.
"Sampai saat ini masuk masa panen II, kami masih menyerap karena belum ada perintah dihentikan," sebutnya.
Melebihinya penyerapan gabah dari target, sebut Yanto, mengindikasikan petani antusias. Artinya, para petani bisa mendapatkan harga sesuai yang diinginkan.
"Dampaknya alhamdulillah, para petani menikmati harga yang Rp6.500 itu," imbuh dia.
Yanto berharap, program penyerapan gabah ataupun beras yang dilakukan Bulog bisa memotivasi para petani. Terutama meningkatkan produktivitas atau hasil panen.
"Sebab, saat ini harga pembelian sudah naik, sudah tinggi," tandasnya.
Panen tradisional
Meskipun tingkat penyerapan gabah relatif tinggi, tapi Yanto melihat pola panen yang dilakukan para petani, khususnya di Cianjur dan Sukabumi, relatif masih tradisional. Dia berharap ke depan pola panen bisa dilaksanakan secara modern.
"Misalnya pakai combine (harvester) dan lainnya. Harapannya ke depan seperti itu," pungkasnya.
Kami berharap seluruh pihak agar menahan diri, menjaga persatuan, merawat ketertiban dan memperkuat solidaritas sesama warga
Yang membuat bazar ini berbeda adalah jumlah koleksi yang mencapai lebih dari satu juta buku.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak memastikan kondisi M Umar yang merupakan pengendara ojek online
PCNU Kabupaten Tasikmalaya menyerukan agar seluruh masyarakat menahan diri agar tidak terjadi konflik horizontal dan perpecahan
Istigosah ini dilakukan untuk berdoa bersama-sama, memohon keselamatan dan kedamaian untuk Indonesia dan juga untuk Kabupaten Kuningan.
Apel siaga ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
Pos Indonesia berkomitmen mendukung upaya pemerintah menyalurkan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi dampak unjuk rasa yang tengah marak di Kota Bandung.
Petugas membubarkan massa dengan cara menembakkan gas air mata.
SMP Gagasceria, Kota Bandung, menggelar workshop untuk guru yang menghadirkan pakar pendidikan dari dalam negeri dan luar negeri.
Pusat kebugaran revolusioner dengan konsep fleksibel, kelas inovatif, dan stickfit pertama di Asia
Kesiapsiagaan itu dibutuhkan karena wilayah Kabupaten Bandung Barat menjadi kawasan paling rentan dan terdampak
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku mengaku mendapat upah Rp1 juta per orang untuk mengawal barang tersebut.
Massa melakukan aksi simpatik. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus meningglany Affan Kurniawan
Saya memang tegas-tegasan. Tapi itu semua demi kebaikan Kabupaten Cianjur
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved