Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Cirebon memastikan akan melakukan PERBAIKAN sejumlah jalan tahun ini.
Ketua TPAD yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva’i menjelaskan pihaknya memastikan tahun ini akan melakukan perbaikan sejumlah jalan di Kabupaten Cirebon.
“Ada beberapa pekerjaan yang awalnya akan dianggarkan pada APBD perubahan 2025 nanti, namun kami memutuskan untuk diajukan perubahan pada APBD murni 2025 pada Juni mendatang ke Kemendagri,” tuturnya, Kamis (1/5).
Dimajukannya anggaran untuk perbaikan jalan ini pada APBD nurni 2025 Juni mendatang, menurut dia, karena adanya kepentingan publik yang lebih mendesak.
“Terutama di tiga ruas jalan di Cirebon timur. Jadi kami langsung anggarkan di APBD murni, tidak perubahan. Kalau menunggu APBD perubahan mungkin terlalu lama waktunya,” tambahnya.
Perubahan yang dilakukan diantaranya dengan menggeser anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak termasuk prioritas pembangunan. Dengan demikian, anggaran yang bergeser tersebut akan dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan peningkatan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.
“Jumlahnya sekitar Rp17 miliar lebih. Artinya, perbaikan jalan ini kami upayakan bisa dilaksanakan dalam waktu dua bulan mendatang,” jelas Hilmy.
Dia menambahkan perbaikan jalan tidak hanya dilakukan di wilayah timur, namun juga di wilayah lainnya di Kabupaten Cirebon. “Data dari DPUTR, terdapat 88 kegiatan peningkatan jalan yang dilaksanakan tahun ini. Kami harap masyarakat bersabar karena pemerintah akan mengupayakan maksimal."
Sementara itu, Sekretaris DPUTR Kabupaten Cirebon, Tomy Hendrawan, turut mengonfirmasi alokasi anggaran baru untuk perbaikan jalan. Sebelumnya total anggaran sebesar Rp27 miliar sempat terkena efisiensi oleh pemerintah pusat. Namun kini, pemkab telah mengalokasikan kembali anggaran sebesar Rp17,3 miliar.
Dana itu untuk tiga ruas, yakni Jalan Gebang Ilir-Waled sebesar Rp10 miliar, kemudian ruas Jalan Sindanglaut-Pabuaran sebesar Rp5 miliar dan ruas Jalan Kalipasung-Serang sebesar Rp2,3 miliar.
“Jenis perbaikan untuk ketiga ruas jalan tersebut menggunakan metode rigid pavement atau perkerasan kaku berbahan beton, agar hasilnya lebih tahan lama,” tandas Tomy.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved