Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN pengunjuk rasa dari Gerakan Aksi Umat Melawan (GAUM) Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (1/10).
Aksi dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila itu digelar sebagai bentuk protes terhadap berbagai isu yang dianggap mengancam keberadaan dan implementasi Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Dalam orasinya, Ustaz Amiin selaku koordinator aksi menyampaikan pernyataan sikap resmi GAUM. Dengan tegas, ia menyatakan bahwa meskipun PKI telah dibubarkan dan dilarang, paham komunisme masih hidup dan berkembang dengan cara yang lebih halus.
Baca juga : Merayakan Kesaktian Pancasila: Cara Membangkitkan Semangat Kebangsaan
Komunisme, menurutnya, telah menyusup ke berbagai elemen bangsa tanpa menggunakan organisasi politik formal, termasuk melalui peraturan perundang-undangan yang dianggap mencurigakan.
Di tempat yang sama, Kolonel Purn Sugeng Waras juga menyoroti bahwa Pancasila, sebagai ideologi dan falsafah bangsa, tidak diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, Pancasila hanya dijadikan slogan dan sekadar alasan untuk membentuk lembaga kontroversial seperti BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila).
Baca juga : Yuk, Patuhi dan Amalkan Nilai-nilai Pancasila di Era Modern
GAUM menilai, lembaga ini justru merusak nilai-nilai asli Pancasila.
Sementara itu Ustaz Hari Nugraha, sebagai orator pembuka mengkritik ketidakadilan sosial dan ekonomi yang terjadi di Indonesia. "Demokrasi telah dikangkangi, dan kesejahteraan hanya dinikmati segelintir orang. Rakyat yang seharusnya dilindungi justru dipecah belah oleh laten komunisme."
Tuntutan
Baca juga : Menghidupkan Semangat Pancasila di Tengah Generasi Muda: Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Gerakan Aksi Umat Melawan (GAUM) Jawa Barat mengeluarkan beberapa poin tuntutan dalam aksi tersebut, di antaranya:
1. Menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kejayaan Pancasila sebagai simbol perlawanan terhadap paham-paham yang merusak Pancasila, seperti komunisme, kapitalisme, sekularisme, dan materialisme.
2. Membubarkan BPIP, karena lembaga tersebut dianggap tidak bermanfaat dan hanya memboroskan uang negara, serta memanipulasi Pancasila untuk mengesampingkan agama.
Baca juga : Hari Kesaktian Pancasila: Simbol Ketangguhan Ideologi Negara
3. Meningkatkan kewaspadaan terhadap neo PKI yang diduga terus menyusup ke berbagai elemen masyarakat dan lembaga kekuasaan untuk memecah belah bangsa.
4. Mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat untuk membentengi diri dari paham komunisme yang dianggap merusak mental bangsa dan mengancam kedaulatan negara.
Aksi diakhiri dengan seruan kuat untuk menolak segala bentuk komunisme dan neo-komunisme. "Islam adalah benteng terakhir yang mampu melawan komunisme. Umat Islam harus bergerak dan bersatu untuk menghancurkan paham ini," tegas Ustaz Amiin.
Aksi ini berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Para peserta aksi berharap tuntutan mereka didengar oleh pemerintah.
Mereka menuntut adanya tindakan tegas untuk melindungi Pancasila sebagai ideologi bangsa dari pengaruh paham-paham yang dianggap merusak.
TIM gabungan menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum khususnya di wilayah RT 01/09 Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2).
Untuk update terbarunya, di hulu Sungai Cileungsi pada pukul 19.20 WIB TMA berada diketinggian 410 sentimeter yang memiliki batas normalnya 100 sentimeter.
Proses eksekusi terhadap aset seluas 493 meter persegi tersebut berlangsung kondusif
Penanman jagung dilaksanakan bekerja sama dengan PT Nusa Farm Indonesia
Ada perbedaan penanganan dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kota Banjar dan Kabupaten Indramayu.
Tidak boleh ada warga masyarakat yang tidak mampu, yang tidak dibantu, yang tidak di-backup oleh Pemda
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, dengan partisipasi mahasiswa dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Zimbabwe, Somalia, dan Aljazair.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
SATUAN Lalu Lintas Polresta Cirebon melakukan pendataan dan pengecekan kondisi jalan di wilayah hukum mereka.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang.
Nasabah tidak perlu ramai-ramai datang ke BPR Bank Cirebon. Mereka diminta untuk menyiapkan dokumen persyaratan
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Farhan melarang rumah sakit menolak pasien, khususnya dalam masa transisi penataan kepesertaan jaminan kesehatan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengeklaim sudah mengambil alih pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan yang dinonaktifkan pemerintah pusat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved