Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KOMITE Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jawa Barat meluncurkan program Desa Kacida Syariah. Program ini merupakan inisiatif pengembangan ekosistem ekonomi syariah berbasis pedesaan untuk mendukung perekonomian di Jawa Barat.
Pengenalan program tersebut dilakukan melalui pernyataan komitmen bersama berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya terdiri dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat, KPw Bank Indonesia Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, dan beberapa pemangku kepentingan lainnya.
Hadir dalam pernyataan komitmen tersebut adalah Yuke Mauliani Septina, Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jawa Barat; Muslimin Anwar, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat; Aulia Fadly-Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 Kantor OJK Provinsi Jawa Barat; Rachmat Ari Kusumanto, Wakil Ketua I Baznas Jawa Barat dan Prof Diana Sari, Kepala Pelaksana KDEKS Provinsi Jawa Barat.
Baca juga : Wapres Kukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat
Kepala Pelaksana KDEKS Provinsi Jawa Barat Prof Diana Sari mengatakan, KDEKS Jawa Barat terbentuk melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 500.2/Kep.31-Rek/2024 tahun 2024 pada 31 Januari 2024.
Menurutnya, program Desa Kacida Syariah didesain untuk menjadi barometer pengembangan ekonomi syariah berbasis kawasan perdesaan di Indonesia.
"Sebagai unit pemerintahan terkecil, desa harus memiliki keugguluan kompetitif, daya saing, dan kemandirian, sehingga mampu memberikan kebermanfaatan yang luas kepada masyarakat," jelasnya.
Baca juga : Pacu Usaha Petani Milenial, Kementan Gandeng Baznas dan Pegadaian Syariah
Desa Kacida Syariah, lanjutnya, ialah refleksi dari kolaborasi model pentahelix yang merupakan inisiatif dan sinergi berbagai aktor dalam membangun desa. Termasuk di antaranya adalah pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, industri keuangan Syariah, Lembaga Pengelola Zakat (LPZ), Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) serta Lembaga Wakaf.
"Pemberdayaan wilayah pedesaan menjadi isu yang perlu diperhatikan mengingat perkembangan desa di Indonesia relatif belum merata. Hal tersebut dicerminkan dari desa yang termasuk kategori maju dan mandiri sesuai Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2023 hanya memiliki porsi kurang dari 46% dari total desa sebanyak 74.424 desa," jelasnya.
Menurut Diana, Desa Kacida Syariah dikembangkan menyasar 5 dimensi penting, yaitu dimensi ekonomi dan keuangan Syariah, dimensi agama, dimensi sosial, dimensi tata Kelola, dan dimensi infrastruktur.
Baca juga : Masyarakat Ekonomi Syariah Jawa Barat Targetkan Jabar Jadi Kiblat Ekonomi Syariah Indonesia
Ciamis
Menurutnya, program ini merupakan pengembangan dari kisah sukses (success story) Kampung Zakat di Kabupaten Ciamis yang berhasil mengoptimalkan peran zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) dalam berbagai program sosial ekonomi di seluruh desa.
"Saat ini, Kabupaten Ciamis memiliki 265 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Desa dan berhasil meningkatkan performa penghimpunan ZIS serta berbagai program sosial ekonomi lainnya. Kabupaten ini mendapatkan berbagai penghargaan atas inisiatifnya ini termasuk Juara Umum Baznas Jabar Award 2022," katanya.
Baca juga : Warga Kota Bekasi Antusias Ikuti Program KUR Pegadaian Syariah
Selain itu, tambah dia, Desa Kacida Syariah akan dikembangkan melalui tiga strategi, yaitu penguatan kelembagaan dan tata kelola (governance) Keuangan Sosial Syariah khususnya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Syariah di desa-desa seluruh Jawa Barat.
"Strategi ini berfokus pada aktifivitas penghimpunan dan pendistribusian Zakat, Infaq, dan Shodaqoh dengan target penurunan angka kemiskinan ekstrim dan stunting," tambah Diana.
Kedua ialah Pengintegrasian Keuangan Sosial Syariah (UPZ dan Lembaga Zakat Infaq Shodaqoh, dan Wakaf lainnya) dengan keuangan komersial Syariah (seperti bank Syariah dan Lembaga keuangan non-bank Syariah lainnya).
Ketiga, Perluasan program pemberdayaan termasuk pilar ekonomi, sosial dan agama, dan infrastruktur di kawasan pedesaan.
"Pada 2024 ini diharapkan terdapat dua kabupaten sebagai percontohan program Desa Kacida Syariah. Mereka diharapkan menjadi obor pembangunan ekonomi syariah berbasis pedesaan bukan hanya di Jawa Barat tetapi juga Indonesia," pungkasnya.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
PULUHAN anggota Satuan Lalulintas Polres Tasikmalaya Kota melakukan penyekatan di Jalur nasional tepatnya di Pos Letter U lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.
Kini lokasi itu telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas produktif yang relevan dengan tuntutan zaman.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan keselamatan berkendara, mengingat banyaknya risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kota Bandung.
Bukan tidak mungkin ada yang ingin mempertahankan aktivitas kotor dengan cara menjual benih lobster secara ilegal.
Sejak 6 Agustus 2025 lalu, area wisata edukasi satwa yang berada di jantung Kota Bandung itu ditutup untuk umum
Pemerintah desa harus memutar otak agar ketersediaan produksi beras lokal bisa tetap terpenuhi. Caranya dengan mengoptimalkan pabrik penggilingan padi.
Program ini diikuti oleh 396 pekerja dari Daop 3 Cirebon, Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan, dan KAI Services.
Eksekusi rumah dilakukan di Jalan Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Saat panen juga dilakukan uji coba penggunaan alat combine harvester bantuan dari Kementrian Pertanian.
Selama ini keluhan korban bencana belum pernah direspon pemerintah daerah.
Lewat program ini, Artotel mengajak para tamu hotel untuk bisa merasakan kemeriahan kemerdekaan Indonesia di setiap destinasi hotel Artotel Group
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved