Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Dokumen Rahasia Ungkap Keir Starmer Diperingatkan Soal Hubungan Epstein dan Lord Mandelson

Thalatie K Yani
12/3/2026 09:05
Dokumen Rahasia Ungkap Keir Starmer Diperingatkan Soal Hubungan Epstein dan Lord Mandelson
Lord Mandelson(Media Sosial X)

PERDANA Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, kini berada di bawah tekanan hebat setelah dokumen pemerintah yang baru dirilis menunjukkan ia telah diperingatkan mengenai "risiko reputasi" terkait penunjukan Lord Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat. Peringatan tersebut berfokus pada hubungan kontroversial Mandelson dengan terpidana kasus asusila, Jeffrey Epstein.

Dokumen setebal 147 halaman tersebut mengungkapkan bahwa hubungan keduanya tetap berlanjut bahkan setelah Epstein divonis bersalah atas kasus pengadaan anak di bawah umur pada tahun 2008. Meski para pendukung meyakini koneksi luas Mandelson akan menguntungkan hubungan Inggris dengan pemerintahan Trump, proses uji tuntas (due diligence) justru menemukan celah besar yang mengkhawatirkan.

Peringatan yang Terabaikan?

Laporan audit yang dikirim ke PM Starmer pada 11 Desember 2024, sembilan hari sebelum konfirmasi jabatan, menyoroti temuan bank AS, JP Morgan, tahun 2019. Laporan itu menyebutkan Epstein "mempertahankan hubungan yang sangat dekat" dengan Mandelson. Bahkan, sang bangsawan dilaporkan menginap di rumah Epstein saat sang miliarder sedang mendekam di penjara pada Juni 2009.

Kepala Sekretaris PM, Darren Jones, mengakui di hadapan parlemen bahwa proses verifikasi tersebut "tidak memadai". Ia menyatakan pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk membenahi "kelemahan sistem" yang ada.

Sengketa Pesangon yang Kontroversial

Selain isu Epstein, dokumen tersebut memicu kemarahan publik terkait permintaan pesangon Mandelson setelah ia dipecat pada September lalu. Mandelson dilaporkan sempat menjajaki kemungkinan pembayaran sisa gaji selama empat tahun masa jabatan yang totalnya mencapai £547.201 (sekitar Rp11 miliar).

Namun, Departemen Keuangan Inggris akhirnya hanya menyetujui pembayaran sebesar £75.000. Darren Jones menyebut posisi Mandelson terkait permintaan pesangon tersebut "tidak pantas dan tidak dapat diterima". Pihak pemerintah berdalih pembayaran tersebut terpaksa dilakukan demi menghindari biaya hukum yang lebih besar jika kasus bergulir ke pengadilan.

Tuduhan Kebohongan dan Investigasi Polisi

PM Starmer bersikeras tidak mengetahui kedalaman hubungan Mandelson dan Epstein saat penunjukan dilakukan. Ia menuduh Mandelson telah berulang kali berbohong.

"Mandelson menggambarkan Epstein sebagai seseorang yang hampir tidak ia kenal, dan ketika jelas bahwa itu tidak benar, dia langsung dipecat," ujar Starmer.

Sebaliknya, Lord Mandelson membantah telah berbohong. Ia mengklaim telah menjawab semua pertanyaan tertulis mengenai kontaknya dengan Epstein secara jujur dan lengkap.

Saat ini, Mandelson masih dalam penyelidikan Kepolisian Metropolitan London atas dugaan pelanggaran jabatan publik terkait pemberian informasi sensitif pemerintah kepada Epstein saat ia menjabat sebagai menteri. Meski kondisi jaminannya telah dicabut minggu lalu, status hukumnya tetap menjadi bayang-bayang gelap bagi pemerintahan Buruh saat ini. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya