Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Lord Mandelson Bebas dengan Jaminan Setelah Ditangkap Polisi Terkait Jeffrey Epstein

Thalatie K Yani
24/2/2026 11:06
Lord Mandelson Bebas dengan Jaminan Setelah Ditangkap Polisi Terkait Jeffrey Epstein
Lord Mandelson dibebaskan dengan jaminan usai ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein. (BBC)

TOKOH senior Partai Buruh Inggris, Lord Mandelson, telah dibebaskan dengan jaminan pada Selasa (24/2) dini hari waktu setempat. Pembebasan ini dilakukan hanya beberapa jam setelah kepolisian Metropolitan (Met Police) menangkap pria berusia 72 tahun tersebut atas dugaan pelanggaran jabatan publik (misconduct in public office).

Lord Mandelson terlihat kembali ke kediamannya di London pada pukul 02.00 GMT. Penangkapan yang terjadi pada Senin kemarin merupakan bagian dari investigasi besar terkait dugaan pembocoran informasi rahasia negara kepada mendiang terpidana kasus asusila, Jeffrey Epstein.

Dugaan Bocorkan Rahasia Negara

Penyelidikan resmi dimulai awal bulan ini setelah muncul tuduhan bahwa saat menjabat sebagai menteri, Mandelson memberikan informasi sensitif mengenai kebijakan pasar kepada Epstein. Dokumen dari Departemen Kehakiman AS mengungkap serangkaian email yang memperkuat dugaan tersebut.

Dalam sebuah email tahun 2009, Mandelson diduga meneruskan penilaian penasihat Perdana Menteri saat itu, Gordon Brown, mengenai rencana penjualan aset negara. Selain itu, ia juga dituduh mendiskusikan pajak atas bonus bankir dan mengonfirmasi rencana dana talangan (bailout) Euro tepat sehari sebelum diumumkan secara resmi pada 2010.

Meskipun belum memberikan komentar publik, pihak Mandelson menyatakan tidak melakukan tindakan kriminal apa pun dan tidak didorong oleh keuntungan finansial.

Karier Diplomatik yang Singkat

Lord Mandelson sempat ditunjuk sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat pada Februari 2025. Namun, ia dipecat secara tidak hormat pada September tahun lalu setelah pemerintah menemukan bukti baru mengenai kedalaman hubungannya dengan Epstein.

Perdana Menteri Sir Keir Starmer bahkan secara terbuka mengklaim bahwa Mandelson telah "berbohong" selama proses pemeriksaan latar belakang (vetting). Pemerintah berencana merilis dokumen terkait pengangkatan Mandelson pada awal Maret mendatang, meskipun beberapa bagian kemungkinan akan ditahan atas permintaan kepolisian untuk kepentingan penyelidikan.

Respons Publik dan Politik

Keluarga mendiang Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein, memberikan apresiasi atas langkah tegas kepolisian Inggris. Dalam pernyataannya, Sky dan Amanda Roberts mengatakan:

"Kami memuji otoritas Inggris karena telah mengambil tindakan nyata dan menangani file Epstein dengan urgensi yang semestinya. Kontras dengan kelambanan yang terus berlanjut di Amerika Serikat tidak dapat dipungkiri. Para penyintas berhak mendapatkan transparansi, investigasi cepat, dan keadilan nyata, tidak peduli siapa yang terlibat."

Di sisi lain, pemimpin oposisi Kemi Badenoch menyebut penangkapan ini sebagai "momen yang menentukan" bagi pemerintahan Sir Keir Starmer. Ia menilai penunjukan Mandelson ke posisi diplomatik tertinggi sebagai bentuk kelemahan pemerintah.

Lord Mandelson adalah arsitek utama gerakan "New Labour" pada era 1990-an yang mengantarkan Sir Tony Blair pada kemenangan besar tahun 1997. Kini, ia juga menghadapi desakan dari politisi AS untuk memberikan keterangan di hadapan Kongres terkait investigasi kasus Epstein. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya