Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, telah melakukan pembicaraan serius dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai urgensi pembukaan kembali Selat Hormuz. Langkah ini diambil guna menghentikan gangguan signifikan pada pelayaran global yang telah memicu lonjakan biaya di seluruh dunia.
Kantor PM Inggris, Downing Street, menyatakan kedua pemimpin tersebut sepakat mengenai pentingnya menormalisasi jalur pelayaran vital tersebut. "Perdana menteri dan Trump membahas situasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan pentingnya membuka kembali Selat Hormuz untuk mengakhiri gangguan pada pengiriman global, yang mendorong kenaikan biaya di seluruh dunia," ujar juru bicara Downing Street.
Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang menyalurkan sekitar 20% pasokan minyak global. Sejak konflik antara AS-Israel melawan Iran meletus pada 28 Februari lalu, jalur ini praktis tertutup. Penutupan ini memberikan dampak katastrofik pada rantai pasok global dan harga energi. Harga minyak mentah sempat melonjak dari US$71 ke angka tertinggi hampir US$120 per barel pada Senin lalu.
Menteri Energi Inggris, Ed Miliband, menegaskan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan segala opsi untuk membantu pembukaan kembali selat tersebut.
"Anda dapat yakin bahwa segala opsi yang dapat membantu pembukaan kembali selat sedang dipertimbangkan bersama sekutu kami," kata Miliband kepada BBC. Ia juga menambahkan bahwa kontribusi Inggris bisa mencakup penggunaan drone pemburu ranjau.
Kondisi di lapangan tetap mencekam. Laporan menyebutkan sedikitnya 16 kapal, termasuk beberapa tanker, telah diserang di dekat jalur pelayaran tersebut. Muncul pula kekhawatiran bahwa Iran telah memasang ranjau laut untuk menghalangi navigasi.
Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan akan terus memblokade selat tersebut sebagai alat tekanan politik dan ekonomi terhadap AS. Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memberikan pernyataan sedikit berbeda dengan mengeklaim selat tetap terbuka bagi kapal yang bukan milik "musuh" Iran.
Di dalam negeri Inggris, langkah pemerintah menuai reaksi beragam. Pemimpin Liberal Demokrat, Sir Ed Davey, mengkritik keterlibatan Inggris dan menyebut perang ini "ilegal dan merusak". Sebaliknya, kubu Konservatif melalui Claire Coutinho mendesak pemerintah untuk lebih berani mengerahkan aset militer demi kepentingan nasional.
Meski awalnya sempat menolak, PM Starmer akhirnya mengizinkan AS menggunakan pangkalan udara Inggris di RAF Fairford dan Diego Garcia untuk tindakan "defensif". Pada hari Minggu, dua pesawat pengebom B-1 Lancer AS dilaporkan telah lepas landas dari RAF Fairford menuju wilayah konflik, menandakan eskalasi operasi militer yang masih terus berlanjut. (BBC/Z-2)
Pejabat pemerintahan Trump optimis konflik di Iran selesai dalam hitungan minggu.
PEMERINTAH Jepang mempertimbangkan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta sekutu membantu mengawal tanker minyak.
Ketegangan meningkat di Selat Hormuz! Presiden Trump siapkan koalisi kapal perang dan ancam bom pantai Iran demi amankan jalur minyak dunia. Simak detail eskalasi terbarunya.
Aktor Palestina Motaz Malhees tidak dapat menghadiri Oscar 2026 setelah AS memberlakukan larangan perjalanan bagi pemegang dokumen Otoritas Palestina.
Donald Trump mengancam serangan tambahan ke fasilitas minyak Iran di Pulau Kharg dan menyerukan koalisi kapal perang internasional menjaga Selat Hormuz.
Terungkap! PM Keir Starmer diperingatkan soal risiko reputasi Lord Mandelson dan Jeffrey Epstein sebelum penunjukan Dubes AS.
PM Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump akhirnya berbicara via telepon di tengah ketegangan diplomatik terkait serangan ke Iran.
PM Keir Starmer resmi mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk operasi defensif terhadap Iran di tengah kecaman Donald Trump.
Pada Jumat (27/2) belum ada permintaan resmi yang bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan.
Pangkalan militer Diego Garcia, milik Inggris dan AS, terletak di Kepulauan Chagos, Samudra Hindia, sekitar 2.000 km selatan Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved