Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Terjerat Skandal Jeffrey Epstein, Lord Mandelson Ditangkap Kepolisian London

Thalatie K Yani
24/2/2026 04:36
Terjerat Skandal Jeffrey Epstein, Lord Mandelson Ditangkap Kepolisian London
Mantan Dubes Inggris untuk AS, Lord Mandelson, ditangkap polisi terkait dugaan pembocoran informasi rahasia negara kepada Jeffrey Epstein.(BBC)

KEPOLISIAN Metropolitan London (Met Police) resmi menangkap tokoh senior Partai Buruh, Lord Mandelson, 72, atas dugaan pelanggaran jabatan publik (misconduct in public office). Penangkapan ini merupakan buntut dari penyelidikan terkait hubungannya dengan mendiang terpidana kasus pelecehan seksual, Jeffrey Epstein.

Mandelson dijemput petugas berpakaian sipil dari divisi kejahatan spesialis di kediamannya, Camden, London Utara, pada Senin sore. Selain penangkapan, polisi juga melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di wilayah Wiltshire dan Camden.

Dugaan Pembocoran Informasi Rahasia

Penyelidikan ini bermula dari dokumen Departemen Kehakiman AS yang dirilis bulan lalu. Dokumen tersebut mengungkap rangkaian email antara Mandelson dan Epstein. Mandelson diduga membocorkan informasi sensitif pemerintah saat ia masih menjabat sebagai menteri.

Beberapa poin krusial dalam dokumen tersebut menunjukkan pada 2009, Mandelson diduga mengirimkan penilaian penasihat Perdana Menteri saat itu, Gordon Brown, mengenai kebijakan "rencana penjualan aset". Selain itu, ia juga diduga membahas pajak bonus bankir serta mengonfirmasi paket bantuan darurat (bailout) Euro tepat sehari sebelum diumumkan secara resmi pada 2010.

Hingga saat ini, Lord Mandelson belum memberikan pernyataan publik. Namun, mengutip laporan BBC, posisi konsisten Mandelson adalah bahwa ia tidak melakukan tindakan kriminal apa pun dan tidak dimotivasi oleh keuntungan finansial.

Dampak Politik yang Luas

Kasus ini mengguncang pemerintahan Inggris. Mandelson baru saja menjabat sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat pada Februari 2025, namun dicopot pada September setelah muncul informasi baru mengenai kedalaman hubungannya dengan Epstein.

Pemerintah di bawah Perdana Menteri Sir Keir Starmer menyatakan akan merilis dokumen terkait proses penunjukan Mandelson pada awal Maret mendatang. Langkah ini diambil untuk membuktikan klaim PM Starmer bahwa Mandelson telah "berbohong" selama proses pemeriksaan latar belakang (vetting).

Kritik tajam datang dari pemimpin Partai Konservatif, Kemi Badenoch. Ia menyebut momen ini sebagai titik terendah bagi pemerintahan Starmer.

"Melihat pria yang ia tunjuk untuk posisi tertinggi dalam layanan diplomatik kita ditangkap polisi adalah gambaran yang saya rasa akan terus membekas selama bertahun-tahun ke depan," ujar Badenoch.

Rekam Jejak Panjang

Lord Mandelson adalah arsitek utama gerakan New Labour yang membawa Sir Tony Blair meraih kemenangan besar pada pemilu 1997. Namun, karier panjangnya kini terancam berakhir di ruang interogasi. Selain kepolisian Inggris, sejumlah politisi AS juga mendesak Mandelson untuk memberikan kesaksian dalam investigasi Kongres terkait jaringan Jeffrey Epstein.

Saat ini, koordinasi antara pihak kepolisian dan Layanan Penuntutan Kerajaan (CPS) masih terus berlangsung untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya