Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Terkuak Kunjungi Pulau Epstein, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick Siap Beri Kesaksian

Thalatie K Yani
04/3/2026 08:56
Terkuak Kunjungi Pulau Epstein, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick Siap Beri Kesaksian
Howard Lutnick setuju memberikan kesaksian sukarela terkait skandal Jeffrey Epstein setelah dokumen pengadilan mengungkap kunjungannya ke pulau pribadi sang predator seks.(Instagram)

MENTERI Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, resmi menyepakati permintaan untuk memberikan kesaksian di hadapan panel kongres terkait penyelidikan skandal mendiang predator seks, Jeffrey Epstein. Keputusan ini diumumkan Ketua Komite Pengawasan DPR AS, James Comer, pada Selasa waktu setempat.

Lutnick, yang dikenal sebagai arsitek kebijakan tarif global pemerintahan Donald Trump, dijadwalkan menjalani wawancara transkripsi sebagai bagian dari penyelidikan intensif komite tersebut. Langkah ini diambil setelah serangkaian dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS mengungkap keterkaitan Lutnick dengan Epstein lebih lama dari yang ia akui sebelumnya.

Kontradiksi Kunjungan ke Pulau Pribadi

Sebelumnya, Lutnick sempat menyatakan kepada Kongres ia telah memutuskan hubungan dengan Epstein pada 2005. Namun, dokumen investigasi yang baru dirilis menunjukkan fakta berbeda. Lutnick terbukti mengunjungi pulau pribadi Epstein di Karibia pada 23 Desember 2012, bertahun-tahun setelah Epstein divonis melakukan kejahatan seksual.

Dalam salah satu bukti surel, istri Lutnick, Allison, menulis kepada asisten Epstein menjelang kunjungan tersebut: "Kami menantikan kunjungan kami kepadamu," dan "Kami ingin sekali bergabung denganmu untuk makan siang."

Meski belum ada tuduhan pelanggaran hukum yang dialamatkan kepada Lutnick oleh para korban Epstein, terungkapnya fakta bahwa ia masih menjalin kontak setelah tahun 2012 memicu tuntutan pengunduran diri dari berbagai pihak.

Gelombang Kesaksian Tokoh Papan Atas

Kesediaan Lutnick muncul hanya beberapa hari setelah mantan Presiden Bill Clinton dan mantan Sekretaris Negara Hillary Clinton memberikan kesaksian dalam penyelidikan yang sama. Pasangan Clinton menegaskan bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan sebelumnya mengenai kejahatan Epstein dan telah memutuskan hubungan sebelum vonis tahun 2008.

James Comer menyatakan apresiasinya terhadap sikap kooperatif Lutnick dalam proses transparansi ini.

"Saya memuji komitmennya terhadap transparansi dan menghargai kesediaannya untuk terlibat dengan Komite," ujar Comer, anggota Partai Republik asal Kentucky.

Penyelidikan Terus Berlanjut

Selain Lutnick, Komite Pengawasan juga memanggil tujuh tokoh terkemuka lainnya untuk memberikan keterangan. Nama-nama besar seperti pendiri Microsoft Bill Gates, mantan asisten utama Clinton Doug Band, hingga mantan pengacara Gedung Putih Kathryn Ruemmler masuk dalam daftar pemanggilan.

Penyelidikan ini merupakan bagian dari upaya besar pengungkapan lebih dari 3,5 juta dokumen terkait jaringan Epstein yang dimandatkan oleh undang-undang. Hingga saat ini, tanggal pasti untuk kesaksian Howard Lutnick belum diumumkan kepada publik. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya