Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada para korban predator seksual Jeffrey Epstein. Permintaan maaf ini menyusul gelombang kemarahan publik atas keputusannya menunjuk Lord Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, yang kini terjerat skandal hubungan gelap dengan Epstein.
Dalam pidatonya mengenai pendanaan komunitas lokal, Starmer menyisihkan waktu khusus untuk meredam krisis politik yang mengancam kepemimpinannya. Ia mengakui telah melakukan kesalahan fatal karena mempercayai pernyataan Mandelson saat proses seleksi.
"Saya minta maaf. Maaf atas apa yang telah dilakukan terhadap Anda, maaf karena begitu banyak orang berkuasa yang mengecewakan Anda. Saya minta maaf karena telah mempercayai kebohongan Mandelson dan menunjuknya," ujar Starmer dengan nada menyesal.
Lord Mandelson ditunjuk sebagai Dubes AS pada Desember 2024. Saat itu, meski publik mengetahui adanya hubungan pertemanan antara dirinya dan Epstein, Mandelson meyakinkan Starmer hubungan tersebut tidak mendalam.
Namun, bukti terbaru mengungkap fakta sebaliknya. Dokumen dari Departemen Kehakiman AS menunjukkan adanya aliran dana ribuan poundsterling dari Epstein kepada Mandelson dan pasangannya. Selain itu, Mandelson diduga mengirimkan informasi sensitif pasar kepada Epstein saat menjabat sebagai Menteri Bisnis pada krisis keuangan 2009.
"Informasi yang tersedia sekarang memperjelas jawaban yang dia berikan (saat proses vetting) adalah kebohongan. Dia menggambarkan Epstein sebagai seseorang yang nyaris tidak dia kenal. Begitu terungkap bahwa itu tidak benar, saya langsung memecatnya," tegas Starmer.
Meski telah meminta maaf dan berjanji akan merilis dokumen transparan, posisi Starmer tetap digoyang. Pemimpin Konservatif, Kemi Badenoch, menyebut posisi PM "tidak lagi dapat dipertahankan." Sementara itu, Partai Liberal Demokrat menyerukan mosi tidak percaya.
Kritik pedas juga datang dari internal Partai Buruh. Anggota Parlemen Rachael Maskell menilai Starmer tidak punya pilihan selain mundur. Senada dengan itu, Jonathan Hinder menyebut penunjukan Mandelson sebagai "kesalahan katastrofik dalam penilaian politik dan moral."
Selain tuntutan mundur, Starmer didesak memecat Kepala Stafnya, Morgan McSweeney, yang dianggap sebagai sosok yang melobi keras agar Mandelson mendapatkan jabatan Dubes tersebut.
Saat ini, kepolisian tengah menyelidiki dugaan pelanggaran jabatan publik yang dilakukan Mandelson. Di sisi lain, Lord Mandelson melalui sumber terdekatnya bersikeras bahwa ia tidak melakukan tindakan kriminal dan tidak dimotivasi oleh keuntungan finansial.
Starmer menutup pidatonya dengan menegaskan komitmennya untuk tetap menjabat. "Saya dipilih dengan mandat pada 2024 untuk mengubah negara ini menjadi lebih baik... itulah yang ingin saya lakukan." (BBC/Z-2)
Mantan Dubes Inggris Lord Mandelson ditangkap polisi atas dugaan pembocoran informasi rahasia ke Jeffrey Epstein. Pengacara sebut isu rencana kabur tidak berdasar.
Partai Liberal Demokrat mendorong pemungutan suara di Parlemen Inggris untuk membuka dokumen rahasia penunjukan Andrew Mountbatten-Windsor sebagai utusan dagang.
Lord Mandelson dibebaskan dengan jaminan usai ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
Mantan Dubes Inggris untuk AS, Lord Mandelson, ditangkap polisi terkait dugaan pembocoran informasi rahasia negara kepada Jeffrey Epstein.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi krisis kepemimpinan terdalam. Setelah meminta maaf atas skandal Lord Mandelson, tekanan untuk mundur mulai muncul dari internal Partai Buruh.
Kepemimpinan Keir Starmer diguncang skandal penunjukan Lord Mandelson sebagai Dubes AS. Anggota parlemen sebut posisinya kini tidak lagi dapat dipertahankan.
Hillary Clinton menegaskan di depan Kongres hubungan suaminya dengan Jeffrey Epstein berakhir bertahun-tahun sebelum skandal kriminal mencuat.
Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Bill Clinton dengan Jeffrey Epstein dan peran Ghislaine Maxwell sebagai 'makelar' sosial.
Hillary Clinton memberikan kesaksian pedas di hadapan komite DPR AS terkait kasus Jeffrey Epstein. Ia menuding Partai Republik melakukan pengalihan isu untuk melindungi Donald Trump.
Hillary dan Bill Clinton akhirnya bersedia memberikan kesaksian terkait kasus Jeffrey Epstein untuk menghindari tuntutan penghinaan Kongres
Ahli biologi molekuler Dr. Richard Axel mengundurkan diri dari jabatan direktur institut bergengsi setelah dokumen mengungkap hubungan jangka panjangnya dengan Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved