Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Desak Transparansi, Liberal Demokrat Paksa Pemerintah Buka Dokumen Rahasia Andrew Mountbatten-Windsor

Thalatie K Yani
24/2/2026 13:16
Desak Transparansi, Liberal Demokrat Paksa Pemerintah Buka Dokumen Rahasia Andrew Mountbatten-Windsor
Andrew Mountbatten-Windsor(AFP)

PARTAI Liberal Demokrat (Lib Dem) dilaporkan akan mengajukan mosi, Selasa (24/2), guna mendesak Pemerintah Inggris merilis dokumen terkait penunjukan Andrew Mountbatten-Windsor sebagai utusan dagang Inggris. Langkah ini diambil menyusul penangkapan Andrew minggu lalu atas dugaan pelanggaran jabatan publik.

Mosi tersebut bertujuan memaksa pemerintah membuka file penunjukan Andrew dalam peran tersebut pada tahun 2001. Termasuk dokumen yang berkaitan dengan proses pemeriksaan latar belakang (vetting).

Dugaan Bocornya Informasi Rahasia

Andrew memegang peran sebagai "perwakilan khusus untuk perdagangan dan investasi internasional" antara tahun 2001 hingga 2011. Posisi ini memberinya akses istimewa ke pejabat senior pemerintah dan kontak bisnis di seluruh dunia.

Namun, dokumen terbaru yang dirilis di Amerika Serikat terkait mendiang Jeffrey Epstein memicu kecurigaan besar. Andrew diduga meneruskan laporan pemerintah dari kunjungannya ke Vietnam, Singapura, dan Tiongkok kepada Epstein pada 2010. Selain itu, ia juga dituduh membocorkan informasi mengenai peluang investasi emas dan uranium di Afghanistan kepada terpidana kasus asusila tersebut.

Hingga saat ini, Andrew belum menanggapi permintaan komentar mengenai tuduhan spesifik ini, meski sebelumnya ia secara konsisten membantah melakukan kesalahan terkait hubungannya dengan Epstein.

Tekanan di Parlemen

Pemimpin Lib Dem, Sir Ed Davey, menegaskan tidak ada seorang pun yang boleh kebal dari pengawasan parlemen.

"Publik berhak mengetahui bagaimana Andrew ditunjuk untuk peran tersebut. Ada prinsip yang jauh lebih luas yang dipertaruhkan di sini. Tidak ada seorang pun, terlepas dari gelar atau teman mereka, yang boleh berada di luar pengawasan Parlemen," tegas Sir Ed Davey.

Selain file milik Andrew, Lib Dem juga menuntut korespondensi dari Lord Mandelson terkait penunjukan tersebut. Hal ini menyusul laporan Mandelson tetap mendorong penunjukan Andrew meskipun saat itu muncul kekhawatiran mengenai kelayakannya.

Investigasi yang Meluas

Debat di Parlemen ini berlangsung saat Komite Perdagangan diperkirakan akan bertemu minggu ini untuk memutuskan apakah akan meluncurkan investigasi parlemen terhadap sistem penunjukan utusan dagang Inggris secara keseluruhan.

Sementara itu, Pemerintah Inggris menyatakan gelombang pertama dokumen terkait penunjukan Lord Mandelson sebagai duta besar AS akan dirilis pada awal Maret. Namun, pemerintah memiliki hak untuk tidak mempublikasikan materi yang dianggap dapat merusak keamanan nasional atau hubungan diplomatik, yang nantinya akan diserahkan kepada komite khusus untuk ditinjau.

Lord Mandelson sendiri telah ditangkap pada Senin atas tuduhan serupa, yakni membocorkan informasi sensitif pemerintah kepada Epstein saat ia menjabat sebagai menteri. Posisi Mandelson saat ini, seperti yang dipahami media, adalah bahwa ia tidak bertindak secara kriminal dan tidak termotivasi oleh keuntungan finansial. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya