Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGACARA Lord Mandelson mengungkapkan penangkapan mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat tersebut di kediamannya pada Senin sore dipicu kekhawatiran kepolisian, ia akan melarikan diri. Namun, tim hukum tokoh politik veteran tersebut dengan tegas membantah tuduhan tersebut.
Mantan menteri dari Partai Buruh ini ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan publik (misconduct in public office). Penangkapan ini merupakan bagian dari penyelidikan terkait dugaan pembocoran informasi rahasia pemerintah yang sensitif terhadap pasar kepada mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Firma hukum Mishcon De Reya, yang mewakili Mandelson, menyatakan penangkapan tersebut dilakukan secara mendadak. Padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan Mandelson akan hadir secara sukarela untuk diinterogasi bulan depan.
"Penangkapan tersebut dipicu saran yang tidak berdasar bahwa ia berencana meninggalkan negara ini dan tinggal menetap di luar negeri. Sama sekali tidak ada kebenaran dalam saran tersebut," ujar juru bicara firma hukum tersebut.
Pihak pengacara juga telah meminta bukti kepada Kepolisian Metropolitan London (Met Police) yang mendasari keputusan penangkapan tersebut. Mereka menegaskan bahwa prioritas utama Mandelson saat ini adalah bekerja sama dengan kepolisian untuk memulihkan nama baiknya.
Mandelson dibawa ke kantor polisi Wandsworth di London dan menjalani pemeriksaan selama sembilan jam sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan pada Selasa dini hari. Met Police menyatakan Mandelson telah diberikan jaminan hingga akhir Mei mendatang.
Penyelidikan ini dipicu oleh dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS bulan lalu. Dokumen tersebut mengungkap korespondensi email tahun 2009 dan 2010 yang menunjukkan Mandelson memberikan penilaian kebijakan strategis, termasuk rencana penjualan aset pemerintah dan rincian paket penyelamatan (bailout) Euro, sehari sebelum diumumkan secara resmi.
Peter Mandelson adalah sosok sentral dalam politik Inggris selama beberapa dekade dan merupakan arsitek utama gerakan "New Labour" yang membawa Tony Blair pada kemenangan besar tahun 1997.
Ia sempat menjabat sebagai Duta Besar Inggris untuk AS pada Februari 2025, namun dicopot dari jabatan tersebut pada September 2025 setelah Downing Street menemukan informasi baru mengenai kedalaman hubungannya dengan Epstein.
Hingga berita ini diturunkan, Mandelson tetap pada posisinya bahwa ia tidak melakukan tindakan kriminal apa pun dan tidak dimotivasi oleh keuntungan finansial. Sementara itu, pihak Met Police menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut terkait detail penangkapan ini. (BBC/Z-2)
Mantan jaksa senior Inggris menyebut polisi bergerak cepat saat kepentingan negara terancam, namun lambat dalam menangani laporan kekerasan seksual penyintas Jeffrey Epstein.
Raja Harald V dari Norwegia dilarikan ke rumah sakit saat berlibur di Tenerife. Kabar ini muncul saat Kerajaan Norwegia diguncang skandal Jeffrey Epstein.
Partai Liberal Demokrat mendorong pemungutan suara di Parlemen Inggris untuk membuka dokumen rahasia penunjukan Andrew Mountbatten-Windsor sebagai utusan dagang.
Lord Mandelson dibebaskan dengan jaminan usai ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
Pangeran William dan Kate Middleton tampil selaras di BAFTA Film Awards pasca-penangkapan Andrew Mountbatten-Windsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved