Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Perjalanan Karier dan Kejatuhan Lord Mandelson dari Dubes AS

Thalatie K Yani
05/2/2026 06:43
Perjalanan Karier dan Kejatuhan Lord Mandelson dari Dubes AS
Lord Mandelson resmi mundur dari politik setelah dokumen terbaru mengungkap aliran dana dari Jeffrey Epstein dan dugaan pembocoran informasi rahasia negara.(Media Sosial X)

NAMA Lord Mandelson kembali menjadi pusaran skandal setelah rilis terbaru dokumen Departemen Kehakiman AS mengungkap rincian hubungan mendalamnya dengan Jeffrey Epstein. Skandal ini tidak hanya mengakhiri masa jabatannya sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, tetapi juga memaksa tokoh veteran Partai Buruh tersebut mundur sepenuhnya dari dunia politik.

Peter Mandelson adalah sosok sentral di balik gerakan New Labour yang mengantarkan Tony Blair pada kemenangan telak di tahun 1997. Namun, kariernya selalu diwarnai kontroversi. Ia pernah dua kali dipaksa mundur dari kursi menteri, pertama karena pinjaman rahasia pada 1998, dan kedua karena tuduhan penyalahgunaan wewenang terkait paspor pada 2001.

Pemecatan dari Jabatan Duta Besar

Kejatuhan terbaru Mandelson bermula ketika Perdana Menteri Sir Keir Starmer menunjuknya sebagai Dubes di Washington pada Desember 2024. Saat itu, pemerintah sebenarnya sudah mengetahui hubungan pertemanannya dengan Epstein.

Namun, Mandelson akhirnya dipecat dari jabatan tersebut pada September lalu setelah Downing Street menemukan informasi baru mengenai kedalaman hubungan tersebut. Salah satu buktinya adalah rangkaian email dukungan yang dikirimkan Mandelson kepada Epstein saat sang pemodal tersebut menghadapi dakwaan pelanggaran seksual pada tahun 2008.

Aliran Dana dan Penyelidikan Kriminal

Dokumen terbaru dari "Berkas Epstein" mengungkap temuan yang lebih serius. Diketahui bahwa pada tahun 2009, Epstein mengirimkan uang sebesar £10.000 (sekitar Rp236 juta) kepada pasangan Mandelson, Reinaldo Avila da Silva. Meski tidak ada indikasi Da Silva melakukan kesalahan, hal ini memperkuat bukti kedekatan finansial mereka.

Selain itu, dokumen tersebut menunjukkan email yang diduga berisi informasi sensitif pasar yang diteruskan Mandelson kepada Epstein saat ia menjabat sebagai Menteri Bisnis di bawah Gordon Brown pada 2009. Hal ini memicu Kepolisian Metropolitan London untuk meluncurkan penyelidikan kriminal atas dugaan pelanggaran jabatan publik (misconduct in public office).

Akhir Perjalanan Politik

Menyusul rilis dokumen ini, Lord Mandelson resmi mengundurkan diri dari Partai Buruh setelah lebih dari empat dekade mengabdi, serta melepaskan kursinya di House of Lords.

Melalui sumber internal, Lord Mandelson dipahami tetap pada posisinya bahwa ia tidak bertindak secara kriminal dan tidak dimotivasi oleh keuntungan finansial. Sebelumnya, ia sempat menyatakan penyesalan karena terus menjalin hubungan dengan Epstein setelah vonis pidana dan meminta maaf kepada para korban.

Namun, dengan dimulainya penyelidikan polisi, masa depan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah politik modern Inggris ini kini berada di ujung tanduk. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik