Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat memerintahkan sebagian diplomat dan anggota keluarga mereka meninggalkan Libanon di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Departemen Luar Negeri AS, Senin waktu setempat, menyatakan kebijakan itu berlaku bagi staf nonesensial Kedutaan Besar AS di Beirut.
Dalam pembaruan peringatan perjalanan bagi warga AS di Libanon, disebutkan pemerintah memerintahkan keberangkatan personel pemerintah AS nondarurat dan anggota keluarga personel pemerintah karena situasi keamanan di Beirut. Staf yang tetap bertugas akan dibatasi pergerakannya di dalam negeri.
Seperti dilaporkan CBC, seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan evaluasi atas kondisi keamanan kawasan menunjukkan langkah pengurangan personel diambil sebagai antisipasi. Kebijakan tersebut bersifat sementara dan Kedutaan Besar AS di Beirut tetap beroperasi dengan personel inti.
Libanon selama puluhan tahun menjadi lokasi serangan balasan yang berkaitan dengan Iran terhadap fasilitas dan kepentingan AS. Teheran diketahui mendukung dan memiliki pengaruh kuat terhadap kelompok Hizbullah.
Adapun kelompok Hizbullah dituduh berada di balik pengeboman barak Marinir AS di Beirut pada 1983 dan kompleks tambahan Kedutaan AS pada 1984 yang menewaskan banyak korban.
Perubahan status personel Kedutaan Besar AS di Beirut kerap dipandang sebagai indikator potensi aksi militer AS atau Israel di kawasan, khususnya terhadap Iran.
Kebijakan serupa pernah diberlakukan di Beirut dan sejumlah kedutaan lain di kawasan, termasuk di Irak, sebelum Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu. (P-4)
Mojtaba Khamenei menyebutnya sebagai individu yang cerdas dan berdedikasi serta tokoh terkemuka dalam kancah politik Iran.
Tasnim melaporkan bahwa IRGC mengeklaim serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi di Beit Shemesh, Tel Aviv, dan Yerusalem.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Fasilitas-fasilitas tersebut adalah kilang SAMREF dan kompleks petrokimia Jubail milik Arab Saudi, ladang gas Al Hosn milik Uni Emirat Arab.
RIA Novosti melaporkan dari Moskow, Rabu, serangan tersebut juga diarahkan kepada "titik-titik berkumpul dan pusat dukungan tempur pihak Zionis".
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengecam negara-negara NATO.
Iran ancam serang lokasi peluncuran rudal AS di kota-kota Uni Emirat Arab. Warga diminta menjauhi pelabuhan dan area militer AS guna menghindari dampak retaliasi.
FBI kirim memo peringatan potensi serangan drone Iran dari laut ke California.
Militer AS menghancurkan belasan kapal ranjau Iran di Selat Hormuz. Sementara itu, Israel meluncurkan gelombang serangan udara ke Teheran dan Libanon.
Forum Denpasar soroti eskalasi konflik Iran-AS pasca-serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran. Simak dampak ekonomi global, ancaman Selat Hormuz, dan langkah antisipasi Indonesia.
GAGASAN Indonesia menjadi mediator dalam konflik Iran -Amerika Serikat (AS) dan Israel dinilai memiliki pijakan konstitusional, namun menghadapi tantangan geopolitik yang sangat berat
Lebih dari 3.400 penerbangan dibatalkan dan 300.000 penumpang terdampar akibat perang Iran dan penutupan ruang udara di Timur Tengah. Simak situasi terkini di Bandara Dubai, Doha, dan Abu Dhabi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved