Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

AS Siaga di Tengah Ketegangan dengan Iran, Tarik Diplomat dari Libanon

Dhika Kusuma Winata
24/2/2026 21:03
AS Siaga di Tengah Ketegangan dengan Iran, Tarik Diplomat dari Libanon
ilustrasi(AFP/ATTA KENARE)

AMERIKA Serikat memerintahkan sebagian diplomat dan anggota keluarga mereka meninggalkan Libanon di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Departemen Luar Negeri AS, Senin waktu setempat, menyatakan kebijakan itu berlaku bagi staf nonesensial Kedutaan Besar AS di Beirut.

Dalam pembaruan peringatan perjalanan bagi warga AS di Libanon, disebutkan pemerintah memerintahkan keberangkatan personel pemerintah AS nondarurat dan anggota keluarga personel pemerintah karena situasi keamanan di Beirut. Staf yang tetap bertugas akan dibatasi pergerakannya di dalam negeri.

Seperti dilaporkan CBC, seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan evaluasi atas kondisi keamanan kawasan menunjukkan langkah pengurangan personel diambil sebagai antisipasi. Kebijakan tersebut bersifat sementara dan Kedutaan Besar AS di Beirut tetap beroperasi dengan personel inti.

Libanon selama puluhan tahun menjadi lokasi serangan balasan yang berkaitan dengan Iran terhadap fasilitas dan kepentingan AS. Teheran diketahui mendukung dan memiliki pengaruh kuat terhadap kelompok Hizbullah.

Adapun kelompok Hizbullah dituduh berada di balik pengeboman barak Marinir AS di Beirut pada 1983 dan kompleks tambahan Kedutaan AS pada 1984 yang menewaskan banyak korban.

Perubahan status personel Kedutaan Besar AS di Beirut kerap dipandang sebagai indikator potensi aksi militer AS atau Israel di kawasan, khususnya terhadap Iran.

Kebijakan serupa pernah diberlakukan di Beirut dan sejumlah kedutaan lain di kawasan, termasuk di Irak, sebelum Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya