Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Trump Beri Iran Tenggat 15 Hari: Kesepakatan Nuklir atau Opsi Militer

Dhika Kusuma Winata
20/2/2026 15:35
Trump Beri Iran Tenggat 15 Hari: Kesepakatan Nuklir atau Opsi Militer
Ilustrasi.(Freepik)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan tekanan terhadap Teheran dengan menetapkan tenggat waktu maksimal 15 hari untuk mencapai kesepakatan baru terkait program nuklir Iran.

Dalam pernyataan tegasnya, Trump mengisyaratkan bahwa kegagalan diplomasi akan memicu konsekuensi serius, termasuk kemungkinan tindakan militer.

Ultimatum dari Gedung Putih

Berbicara kepada wartawan di Washington pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat, Trump menegaskan bahwa waktu bagi Iran untuk berkompromi hampir habis. Ia menekankan pentingnya mencapai perjanjian yang dianggap bermakna bagi kepentingan keamanan nasional AS dan sekutunya.

"Kita akan mendapatkan kesepakatan atau itu akan menjadi sesuatu yang tidak menguntungkan bagi mereka," ujar Trump. "Saya rasa itu sudah cukup 10, 15 hari, kira-kira itu batas maksimal."

Pernyataan ini memperpendek ruang gerak diplomatik bagi pemerintah ulama di Teheran. Sebelumnya, Trump sempat menyebut angka 10 hari sebagai batas waktu. Ultimatum ini kembali ia gaungkan dalam pertemuan perdana Board of Peace di Washington, seraya memperingatkan bahwa hal-hal buruk akan terjadi jika titik temu tidak segera tercapai.

Diplomasi di Balik Layar: Peran Kushner dan Witkoff

Meski retorika perang menguat, jalur komunikasi belum sepenuhnya terputus. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama penasihat senior sekaligus menantu Trump, Jared Kushner, dilaporkan melakukan pertemuan tidak langsung dengan diplomat tinggi Iran di Jenewa pada Selasa lalu.

Pihak Teheran mengeklaim adanya kemajuan dalam dialog tersebut, meskipun detail kesepakatan masih tertutup rapat. Perundingan ini berlangsung di tengah bayang-bayang situasi domestik Iran yang tidak stabil, menyusul laporan penumpasan gelombang protes besar oleh otoritas setempat sebulan lalu yang merenggut ribuan nyawa.

Baca Juga: Eskalasi Konflik Timur Tengah dan Dampaknya terhadap Harga Minyak Dunia.

Poros AS-Israel dan Kunjungan Marco Rubio

Ketegangan ini diperkirakan akan mencapai puncaknya saat Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 28 Februari mendatang.

Netanyahu, yang merupakan pendukung utama kebijakan tekanan maksimum terhadap Iran, sebelumnya mengambil langkah berani dengan memerintahkan operasi pengeboman terhadap aset strategis Iran tahun lalu. Pertemuan Rubio dan Netanyahu di Israel diprediksi akan menyelaraskan strategi militer kedua negara jika Iran mengabaikan tenggat waktu yang ditetapkan Trump. (AFP/I-2)

Statistik Kunci Ketegangan AS-Iran 2026

Agenda Utama Tanggal/Tenggat Keterangan
Pertemuan Jenewa 17 Februari 2026 Kushner & Witkoff bertemu diplomat Iran
Tenggat Trump 6 Maret 2026 Batas maksimal 15 hari sejak 19 Feb
Kunjungan Menlu Rubio 28 Februari 2026 Koordinasi strategis dengan Netanyahu



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya