Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH merilis jutaan dokumen terkait penyelidikan perdagangan seks Jeffrey Epstein selama dua bulan terakhir, Departemen Kehakiman AS (DoJ) secara resmi menyatakan proses peninjauan telah berakhir. Meski Presiden Donald Trump mendesak negara untuk segera "melupakan" kasus ini, tekanan dari Kongres dan para korban justru semakin menguat.
Wakil Jaksa Agung AS, Todd Blanche, menegaskan bahwa tidak ada dasar hukum untuk penuntutan baru dari dokumen yang dirilis. "Ada banyak korespondensi, email, dan foto. Namun hal itu tidak serta merta memungkinkan kami untuk menuntut seseorang," ujar Blanche pada hari Minggu.
Berbeda dengan sikap pemerintah, DPR AS justru mempercepat penyelidikan mandiri. Mantan Presiden Bill Clinton dan mantan Menlu Hillary Clinton dijadwalkan memberikan kesaksian akhir Februari ini setelah adanya ancaman sanksi penghinaan terhadap Kongres.
Di sisi lain, Presiden Trump menyatakan kepuasannya atas hasil peninjauan tersebut. "Waktunya bagi negara ini untuk beralih ke hal lain. Tidak ada hal buruk yang keluar tentang saya," ujar Trump di Gedung Putih, Selasa lalu.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan dinamika yang berbeda. Nama Trump muncul lebih dari 6.000 kali dalam dokumen tersebut. Meski Trump menekankan hubungan pertemanannya dengan Epstein berakhir pada 2004, sebuah email tahun 2011 dari Epstein kepada Ghislaine Maxwell menyebut Trump sebagai "anjing yang tidak menggonggong" karena namanya tidak pernah disebut oleh para korban saat itu.
Langkah DoJ tidak lepas dari kritik tajam. Lisa Phillips, salah satu korban Epstein, menyatakan kekecewaannya kepada BBC. Ia menilai pemerintah masih menyembunyikan dokumen penting dan justru melakukan kesalahan fatal dengan mengungkap identitas beberapa penyintas.
"Banyak dokumen yang masih belum diungkapkan... Departemen Kehakiman merilis nama-nama banyak penyintas, dan itu tidak benar. Kami merasa mereka sedang bermain-main dengan kami," tegas Phillips.
Partai Demokrat juga mempertanyakan apakah seluruh memo konspirator dan laporan asli kepolisian telah dibuka sepenuhnya. Mereka kini menuntut akses ke versi dokumen tanpa sensor (unredacted).
Sementara posisi politik Trump tampak stabil di mata pendukungnya, tokoh dunia lainnya menghadapi dampak nyata. Nama-nama besar seperti Bill Gates, Elon Musk, hingga mantan Dubes Inggris Peter Mandelson harus memberikan klarifikasi atas keterkaitan mereka dalam dokumen tersebut.
Meski Gedung Putih bersikeras menutup lembaran ini, kelanjutan investigasi di Capitol Hill dan rencana pemanggilan saksi-saksi kunci memastikan bahwa saga Jeffrey Epstein masih jauh dari kata usai. (BBC/Z-2)
Presiden AS Donald Trump mendorong sekutu Amerika Serikat mengambil peran di Selat Hormuz.
Trump membantah keterlibatan AS dalam serangan ke ladang gas Iran, meski Israel klaim koordinasi. Eskalasi konflik picu ancaman Iran dan lonjakan harga minyak dunia.
Donald Trump menyatakan Israel akan menghentikan serangan ke ladang gas South Pars Iran. AS menegaskan tidak terlibat dan memperingatkan Iran terkait potensi eskalasi.
FBI selidiki Joe Kent terkait dugaan kebocoran informasi rahasia. Kent sebut pembunuhan Ali Khamenei oleh AS-Israel adalah kesalahan fatal.
Pentagon meminta persetujuan Gedung Putih untuk anggaran perang di Iran senilai lebih dari US$200 miliar. Akankah Kongres meloloskan dana raksasa ini?
Eks Kepala Kontraterorisme AS Joe Kent mengungkap fakta mengejutkan pasca-mundur. Ia menyebut tak ada intelijen soal serangan Iran dan adanya pembungkaman suara kritis.
Howard Lutnick setuju memberikan kesaksian sukarela terkait skandal Jeffrey Epstein setelah dokumen pengadilan mengungkap kunjungannya ke pulau pribadi sang predator seks.
Video deposisi keluarga Clinton dalam penyelidikan Jeffrey Epstein resmi dirilis. Hillary ancam hentikan sidang, sementara Bill ungkap hubungannya dengan Trump.
Dalam kesaksian terbaru, Bill Clinton membantah keterlibatan dalam skandal Jeffrey Epstein. Hillary Clinton sempat emosi dan ancam hentikan deposisi.
Hillary Clinton menegaskan di depan Kongres hubungan suaminya dengan Jeffrey Epstein berakhir bertahun-tahun sebelum skandal kriminal mencuat.
Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Bill Clinton dengan Jeffrey Epstein dan peran Ghislaine Maxwell sebagai 'makelar' sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved