Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

20 Orang Tewas Akibat Badai Salju di AS, Suhu Ekstrem Terjang Wilayah Timur

Thalatie K Yani
27/1/2026 06:26
20 Orang Tewas Akibat Badai Salju di AS, Suhu Ekstrem Terjang Wilayah Timur
Badai musim dingin dahsyat di Amerika Serikat telah merenggut sedikitnya 20 nyawa. Suhu beku diprediksi terus bertahan saat badai baru mulai mengintai.(Instagram)

GELOMBANG suhu dingin yang membekukan diperkirakan akan terus menyelimuti sebagian besar wilayah timur Amerika Serikat seiring dengan pergerakan badai musim dingin besar yang melintasi negara tersebut. Hingga saat ini, sedikitnya 20 kematian telah dikaitkan dengan suhu ekstrem dan curah salju yang lebat.

Meskipun laporan kematian terus bertambah, otoritas setempat menyatakan dalam beberapa kasus, masih terlalu dini untuk menentukan penyebab pasti kematian para korban secara medis.

Cuaca ekstrem ini telah melumpuhkan aktivitas warga. Jutaan orang diminta untuk tetap berada di rumah, sekolah-sekolah ditutup, dan jaringan transportasi mengalami gangguan parah. Selain itu, ratusan ribu penduduk terpaksa bertahan tanpa aliran listrik, meskipun tingkat gangguan dilaporkan mulai mereda di sebagian besar tempat dibandingkan akhir pekan lalu.

Peringatan "Deep Freeze" Masih Berlanjut

Gubernur Kentucky, Andrew Beshear, menyatakan bahwa sistem badai sebagian besar telah beranjak dari wilayahnya. Namun, ia memberikan peringatan tegas bagi warganya.

"Kita belum sepenuhnya aman," ujar Beshear, mengingatkan bahwa ancaman cuaca masih mengintai.

Layanan Cuaca Nasional (National Weather Service/NWS) memperkirakan sejumlah negara bagian lain akan terus dihantam fenomena "deep freeze" atau pembekuan ekstrem.

"Suhu dingin yang membeku akan berdampak pada dua pertiga wilayah timur AS minggu ini, dan sejumlah rekor suhu terendah diprediksi akan tercipta," tulis pernyataan resmi NWS.

Meskipun curah salju di sebagian besar wilayah mulai berkurang dan diperkirakan akan bergeser ke wilayah timur jauh Kanada pada Selasa mendatang, ancaman baru justru muncul di cakrawala.

Badai Baru Mengintai Akhir Pekan

NWS memberikan peringatan dini mengenai potensi cuaca buruk susulan. Pihak otoritas melihat adanya peningkatan potensi badai musim dingin signifikan lainnya yang akan menghantam wilayah timur Amerika Serikat pada akhir pekan mendatang.

Melalui unggahan di platform X, NWS menyatakan bahwa saat ini "terlalu dini untuk mengetahui detailnya." Mereka berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi sepanjang minggu ini guna memantau apakah badai berikutnya akan membawa tingkat curah salju yang sama dahsyatnya dengan beberapa hari terakhir.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan memantau pembaruan cuaca secara berkala mengingat fluktuasi suhu ekstrem yang masih berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya