Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG suhu dingin yang membekukan diperkirakan akan terus menyelimuti sebagian besar wilayah timur Amerika Serikat seiring dengan pergerakan badai musim dingin besar yang melintasi negara tersebut. Hingga saat ini, sedikitnya 20 kematian telah dikaitkan dengan suhu ekstrem dan curah salju yang lebat.
Meskipun laporan kematian terus bertambah, otoritas setempat menyatakan dalam beberapa kasus, masih terlalu dini untuk menentukan penyebab pasti kematian para korban secara medis.
Cuaca ekstrem ini telah melumpuhkan aktivitas warga. Jutaan orang diminta untuk tetap berada di rumah, sekolah-sekolah ditutup, dan jaringan transportasi mengalami gangguan parah. Selain itu, ratusan ribu penduduk terpaksa bertahan tanpa aliran listrik, meskipun tingkat gangguan dilaporkan mulai mereda di sebagian besar tempat dibandingkan akhir pekan lalu.
Gubernur Kentucky, Andrew Beshear, menyatakan bahwa sistem badai sebagian besar telah beranjak dari wilayahnya. Namun, ia memberikan peringatan tegas bagi warganya.
"Kita belum sepenuhnya aman," ujar Beshear, mengingatkan bahwa ancaman cuaca masih mengintai.
Layanan Cuaca Nasional (National Weather Service/NWS) memperkirakan sejumlah negara bagian lain akan terus dihantam fenomena "deep freeze" atau pembekuan ekstrem.
"Suhu dingin yang membeku akan berdampak pada dua pertiga wilayah timur AS minggu ini, dan sejumlah rekor suhu terendah diprediksi akan tercipta," tulis pernyataan resmi NWS.
Meskipun curah salju di sebagian besar wilayah mulai berkurang dan diperkirakan akan bergeser ke wilayah timur jauh Kanada pada Selasa mendatang, ancaman baru justru muncul di cakrawala.
NWS memberikan peringatan dini mengenai potensi cuaca buruk susulan. Pihak otoritas melihat adanya peningkatan potensi badai musim dingin signifikan lainnya yang akan menghantam wilayah timur Amerika Serikat pada akhir pekan mendatang.
Melalui unggahan di platform X, NWS menyatakan bahwa saat ini "terlalu dini untuk mengetahui detailnya." Mereka berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi sepanjang minggu ini guna memantau apakah badai berikutnya akan membawa tingkat curah salju yang sama dahsyatnya dengan beberapa hari terakhir.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan memantau pembaruan cuaca secara berkala mengingat fluktuasi suhu ekstrem yang masih berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. (BBC/Z-2)
PENEMBAKAN warga negara Amerika Serikat oleh Agen Patroli Perbatasan di Minneapolis kembali memicu kemarahan publik.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Badai musim dingin dahsyat melumpuhkan Amerika Serikat. Jutaan warga kehilangan listrik, ribuan penerbangan batal, dan suhu ekstrem picu peringatan bahaya jiwa.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
CUACA ekstrem akan kembali terjadi di puluhan daerah di Jawa Tengah pada Selasa, 27 Januari 2026 hingga Rabu, 28 Januari 2026 dengan status siaga.
Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, ia menyebut suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat pada kisaran 28 hingga 30 derajat
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved