Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

AS Dilanda Cuaca Ekstrem, Salju Tebal di New York hingga Ancaman Tornado di Midwest

Thalatie K Yani
29/12/2025 08:12
AS Dilanda Cuaca Ekstrem, Salju Tebal di New York hingga Ancaman Tornado di Midwest
Badai musim dingin terparah dalam empat tahun menyelimuti New York. Sementara itu, wilayah Midwest AS terancam tornado dan kondisi "whiteout" yang melumpuhkan jadwal penerbangan.(Media Sosial X)

SEBAGIAN besar wilayah Amerika Serikat bagian Timur Laut dan Tengah kini tengah berjuang menghadapi rentetan cuaca ekstrem. New York baru saja terbangun dengan rekor curah salju tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir, sementara wilayah Midwest kini bersiap menghadapi ancaman tornado dan badai salju susulan yang diprediksi mengganggu jutaan pelancong akhir tahun.

Layanan Cuaca Nasional (NWS) melaporkan Central Park di New York City mencatat tumpukan salju setinggi 4,3 inci (11 cm). Angka ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2022. Di wilayah lain di negara bagian tersebut, ketebalan salju bahkan mencapai 7,5 inci. Kondisi ini memaksa Gubernur New York, Kathy Hochul, mengumumkan status darurat di lebih dari separuh wilayahnya.

Lumpuhnya Sektor Transportasi

Cuaca ekstrem ini berdampak signifikan pada mobilitas warga. Berdasarkan data FlightAware, lebih dari 900 penerbangan dibatalkan pada Sabtu, mayoritas di area New York, dengan 8.000 jadwal lainnya mengalami penundaan di seluruh negeri.

"Saya sudah menduganya, tetapi saya sudah bersiap," ujar Felicia Reich, salah satu penumpang di Bandara LaGuardia yang harus menunggu satu jam tambahan untuk penerbangannya ke Florida.

Selain salju, suhu ekstrem memicu peringatan akan bahaya black ice atau lapisan es tipis yang tidak terlihat di jalanan dan jembatan. Pemerintah setempat juga mengaktifkan "Code Blue" guna mengevakuasi tunawisma ke tempat penampungan yang lebih hangat.

Ancaman Tornado dan Badai di Midwest

Sementara New York berbenah dari salju, wilayah Midwest kini berada di bawah peringatan badai hebat. Lebih dari 30 juta orang berada dalam status waspada cuaca buruk. Di Illinois, sebuah tornado dilaporkan menyentuh tanah di dekat Decatur dan Mount Zion pada Minggu sore, menyebabkan kerusakan parah pada bangunan.

"Kami mendapati kerusakan di mana-mana," lapor seorang petugas dari Departemen Sheriff Macon County saat dikonfirmasi mengenai dampak tornado tersebut.

NWS di Des Moines, Iowa, secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan dalam 24 jam ke depan. "Perjalanan yang berbahaya diperkirakan terjadi dalam 24 jam ke depan! Embusan salju akan menyebabkan kondisi whiteout (pandangan terbatas) di Iowa utara. Perjalanan di area ini sangat tidak disarankan!" tulis pihak cuaca melalui unggahan resmi mereka.

Perubahan Suhu Drastis

Fenomena ini dipicu oleh pertemuan massa udara hangat dan dingin yang sangat kontras. Di Springfield, Illinois, suhu melonjak drastis dari kisaran 21 derajat Celsius ke 4 derajat Celsius hanya dalam waktu dua jam.

Kondisi ini menjadi tantangan berat bagi 109 juta warga Amerika yang diperkirakan melakukan perjalanan akhir tahun menggunakan mobil. Selain risiko kecelakaan jalan raya, gangguan listrik juga mulai terjadi, dengan lebih dari 30.000 rumah di Michigan dilaporkan kehilangan daya akibat badai ini. (BBC/CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya