Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

PM Mark Carney dan Xi Jinping Bertemu, Tandai Babak Baru Hubungan Kanada-Tiongkok

Thalatie K Yani
16/1/2026 10:17
PM Mark Carney dan Xi Jinping Bertemu, Tandai Babak Baru Hubungan Kanada-Tiongkok
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.(Media Sosial X)

PERDANA Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Tiongkok Xi Jinping resmi memulai pembicaraan tingkat tinggi di Beijing, Jumat (16/1). Pertemuan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kunjungan pertama pemimpin Kanada ke ibu kota Tiongkok dalam delapan tahun terakhir.

Pertemuan ini disambut baik kedua belah pihak dan disebut sebagai "titik balik" dalam hubungan bilateral yang selama ini dikenal cukup tegang.

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Xi Jinping menggarisbawahi signifikansi kunjungan ini. "Ini adalah pertama kalinya Anda berkunjung sejak menjabat, dan pertama kalinya dalam delapan tahun seorang Perdana Menteri Kanada mengunjungi Tiongkok," ujar Xi di hadapan Carney.

PM Mark Carney menyambut positif sambutan tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi yang konkret. Ia menyatakan bahwa kedua belah pihak harus fokus pada sektor-sektor yang dapat memberikan keuntungan nyata bagi kedua negara, khususnya di bidang pertanian, energi, dan keuangan.

"Di situlah kita bisa membuat kemajuan yang paling cepat," ungkap Carney.

Serangkaian Kerja Sama Strategis

Sebelum bertemu dengan Presiden Xi, PM Carney telah tiba di Beijing sejak Rabu dan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Li Qiang pada Kamis. Pertemuan tersebut membuahkan hasil berupa penandatanganan berbagai nota kesepahaman (MoU).

Kantor Perdana Menteri Kanada menyatakan bahwa kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang strategis, antara lain:

  • Ketahanan energi
  • Penanggulangan kejahatan
  • Keamanan pangan
  • Kesehatan hewan

Selain bertemu jajaran eksekutif, Carney juga menyempatkan diri bertemu dengan Zhao Leji, Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China, yang merupakan tokoh terkuat ketiga dalam struktur politik Tiongkok setelah Presiden Xi dan PM Li.

Kunjungan ini diharapkan dapat mencairkan kebekuan diplomatik dan membuka peluang ekonomi baru bagi kedua negara di tengah dinamika global yang kompleks. (AFP/CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya