Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Tiongkok, Xi Jinping, menegaskan isu Taiwan merupakan "masalah paling penting" dalam hubungan antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan Xi dalam pembicaraan telepon dengan Presiden AS Donald Trump, di tengah upaya kedua negara mencari titik temu dalam berbagai perselisihan global.
Berdasarkan laporan media pemerintah Xinhua, Xi meminta Trump untuk bertindak "bijaksana" terkait pengiriman senjata ke Taiwan. Ia menekankan Beijing sangat mementingkan hubungan dengan Washington dan berharap kedua pihak dapat menyelesaikan perbedaan melalui dialog.
Di sisi lain, Presiden Trump menggambarkan percakapan tersebut sebagai diskusi yang "luar biasa, panjang, dan menyeluruh." Melalui unggahan di Truth Social, Trump juga mengungkapkan potensi kerja sama ekonomi baru, di mana Beijing mempertimbangkan untuk meningkatkan pembelian kedelai AS dari 12 juta ton menjadi 20 juta ton.
"Hubungan dengan Tiongkok, dan hubungan pribadi saya dengan Presiden Xi, sangat baik. Kami berdua menyadari betapa pentingnya menjaga hubungan ini tetap seperti itu," tulis Trump.
Meski nada pembicaraan cenderung konstruktif, Xi tetap memberikan peringatan keras terkait kedaulatan wilayah. Ia menyatakan bahwa Taiwan adalah bagian dari wilayah Tiongkok dan Beijing wajib menjaga integritas teritorialnya.
"Amerika Serikat harus menangani masalah penjualan senjata ke Taiwan dengan penuh kebijaksanaan," tegas Xi.
Peringatan ini muncul setelah pemerintahan Trump mengumumkan penjualan senjata besar-besaran senilai US$11 miliar (sekitar Rp173 triliun) ke Taiwan pada Desember lalu. Paket tersebut mencakup peluncur roket canggih, howitzer, dan berbagai jenis rudal. Beijing menilai langkah tersebut dapat memicu situasi berbahaya di Selat Taiwan.
"Sama seperti Amerika Serikat yang memiliki kekhawatirannya sendiri, Tiongkok di pihaknya juga memiliki kekhawatiran," ujar Xi kepada Trump. "Jika kedua belah pihak bekerja ke arah yang sama dalam semangat kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan, kita pasti dapat menemukan cara untuk mengatasi kekhawatiran satu sama lain."
Selain isu Taiwan dan perdagangan kedelai, kedua pemimpin juga membahas konflik Rusia di Ukraina, situasi di Iran, serta rencana Tiongkok untuk membeli minyak dan gas dari Amerika Serikat.
Pembicaraan ini dilakukan hanya beberapa jam setelah Xi melakukan pertemuan virtual dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memperkuat hubungan Beijing-Moskow. Di saat yang sama, sejumlah pemimpin Barat, termasuk PM Inggris Keir Starmer, juga terus berupaya memperbaiki hubungan ekonomi dengan Tiongkok.
Presiden Trump dijadwalkan akan melakukan kunjungan resmi ke Tiongkok pada bulan April mendatang, sebuah perjalanan yang menurutnya "sangat dinanti-nantikan." (BBC/Z-2)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
Jepang umumkan jadwal pengerahan rudal darat-ke-udara di Pulau Yonaguni pada 2031. Langkah ini menjadi sinyal ketegasan Tokyo di tengah ketegangan dengan Tiongkok.
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved