Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) secara resmi mendesak Tiongkok untuk segera menghentikan tekanan militer terhadap Taiwan.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Thomas Pigott, menegaskan bahwa aktivitas militer dan retorika Tiongkok terhadap Taiwan serta negara-negara lain di kawasan hanya akan meningkatkan ketegangan secara tidak perlu.
"Kami mendesak Beijing untuk menahan diri, menghentikan tekanan militernya terhadap Taiwan, dan sebaliknya terlibat dalam dialog yang bermakna," ujar Pigott dalam pernyataan resminya, Kamis (1/1).
Pigott menambahkan bahwa AS tetap mendukung perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut serta menentang segala bentuk perubahan status quo secara sepihak, baik melalui kekerasan maupun paksaan. Pernyataan ini merupakan respons publik pertama dari pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap latihan militer Tiongkok bertajuk "Justice Mission 2025".
Jepang, Australia, Inggris, Prancis, Jerman, Selandia Baru, dan Uni Eropa semuanya menyuarakan keprihatinab atas litihan militer tersebut sebelum AS.
Meski Departemen Luar Negeri mengeluarkan teguran keras, pendekatan Presiden Donald Trump dinilai lebih lunak dibandingkan pendahulunya. Trump, yang dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Beijing pada April mendatang untuk bertemu Xi Jinping, cenderung meredam kekhawatiran akan adanya invasi.
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Xi. Saya tidak yakin dia akan melakukannya (invasi)," ujar Trump saat ditanya mengenai latihan militer tersebut. Ia bahkan menyebut latihan angkatan laut di wilayah tersebut adalah hal yang lumrah selama dua dekade terakhir.
Sikap hati-hati Gedung Putih ini diduga berkaitan dengan upaya Washington mengamankan kesepakatan dagang luas dengan Tiongkok, meskipun secara hukum AS tetap terikat untuk menyediakan sarana pertahanan bagi Taiwan.
Presiden Taiwan, Lai Ching-te, dalam pidato Tahun Baru di Taipei, menyatakan tekadnya untuk memperkuat kedaulatan dan pertahanan pulau tersebut.
"Sebagai presiden, posisi saya jelas, untuk membela kedaulatan nasional dan meningkatkan ketahanan pertahanan masyarakat secara menyeluruh," tegas Lai.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Tiongkok melalui juru bicara Zhang Xiaogang, menyatakan bahwa latihan tersebut sepenuhnya sah dan diperlukan untuk meredam aktivitas separatis 'kemerdekaan Taiwan'. Latihan "Justice Mission 2025" tersebut tercatat sebagai yang paling provokatif, di mana 10 dari 27 roket yang ditembakkan mendarat di zona tambahan 24 mil laut Taiwan.
Menteri Luar Negeri Taiwan, Lin Chia-lung, menyambut baik dukungan AS dan menyatakan kesiapan Taipei untuk terus bekerja sama dengan negara-negara demokratis guna mempertahankan tatanan internasional berbasis aturan. (Japan Times/B-3)
PM Kanada Mark Carney membantah klaim Gedung Putih bahwa dirinya menarik kembali kritik terhadap Trump. Simak polemik tarif 100% dan perdagangan dengan Tiongkok.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Ketegangan AS-Kanada memuncak. Donald Trump mengancam tarif impor 100% setelah PM Carney menyepakati kemitraan strategis dengan Tiongkok.
Peneliti Tiongkok melalui misi Chang’e 6 mengungkap mengapa sisi jauh Bulan berbeda dengan sisi dekat. Temuan isotop kalium berikan bukti hantaman purba.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
MILITER Tiongkok memulai hari kedua latihan besar-besaran di perairan dan wilayah udara sekitar Taiwan pada Rabu (2/4). Sebanyak 95 pesawat dan kapal yang dioperasikan
TIONGKOK mengatakan pihaknya mengerahkan angkatan laut dan udara untuk melacak fregat Kanada yang melewati Selat Taiwan pada hari Minggu (16/2).
TIONGKOK menuding Amerika Serikat dan negara-negara lain sebagai sumber ketidakstabilan terbesar di Laut China Selatan (LCS).
TIONGKOK meminta agar Jepang tidak mengirim kapal militer melintasi Selat Taiwan demi menjaga kesepakatan prinsip Satu Tiongkok.
Provokasi dan tindakan tidak rasional Tiongkok ini merusak perdamaian dan stabilitas regional, serta tidak membantu perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved