Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis ganda putra Fajar Alfian/Moh. Shohibul Fikri tak mengalami kendala dengan "aturan 25 detik" yang baru diterapkan di Indonesia Masters 2026.
Aturan 25 detik yakni mewajibkan pemain untuk sesegera mungkin melakukan servis setelah batas reli berakhir. Para pemain hanya mempunyai durasi maksimal 25 detik untuk langsung melakukan servis.
"Tadi kayak belum berasa aja...main kayak biasa aja sih, kayak normal-normalnya. Jadi kami belum paham juga sih tadi sebetulnya, belum ada peringatan dari wasit," kata Fikri dalam konferensi pers di Istora, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dalam laga tersebut, Fajar mengaku juga tidak terlalu berpengaruh karena tempo di sektor ganda menurutnya sangatlah cepat terutama setelah melakukan reli.
"Bingung karena sebelumnya enggak lihat itu ada skor, ternyata ada skor di bawah, live score kami. Dan saya juga sempat berpikir oh itu 25 detik itu diwaktuin di situ (papan skor) gitu, tadinya enggak tahu karena enggak lihat partai sebelumnya," ungkap Fajar.
Aturan 25 detik diterapkan oleh BWF dalam rangka uji coba di sejumlah turnamen. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan efektivitas permainan serta meminimalkan penundaan di lapangan.
Dalam aturan ini, para pemain masih diperbolehkan untuk melakukan aktivitas singkat seperti minum, mengelap keringat, atau mengikat tali sepatu. Tetapi penerima servis masih diwajibkan mengikuti tempo permainan dan dilarang memperlambat jalannya laga.
Fajar/Fikri yang melangkah ke babak 16 besar masih menunggu calon lawan antara rekan senegaranya Leo Rolly Carnado/Bagas Maulana atau ganda Taiwan Huang Jul-Hsuah/He Zhi-Wei. (Ant/P-3)
SEKTOR ganda putra Indonesia memastikan satu tempat di semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Kepastian tersebut menyusul terciptanya duel sesama wakil Merah Putih antara pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang akan menantang unggulan ketiga
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
PASANGAN ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri atau fajar/fikri mengawali petualangan mereka di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 dengan hasil gemilang.
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved