Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jenderal Zhang Youxia Dicap Khianati Kepercayaan Partai Komunis

Irvan Sihombing
27/1/2026 14:58
Jenderal Zhang Youxia Dicap Khianati Kepercayaan Partai Komunis
Presiden Tiongkok Xi Jinping.(Dok. Kementerian Luar Negeri Tiongkok )

KEJATUHAN Jenderal Zhang Youxia bukan sekadar perkara korupsi, melainkan sebuah guncangan ideologis bagi Beijing. Sebagai orang nomor dua di Komisi Militer Pusat (CMC) sekaligus orang kepercayaan terdekat Presiden Tiongkok Xi Jinping, Zhang kini dituduh telah melakukan tindakan pengkhianatan paling fatal.

Laporan The Wall Street Journal (WSJ) pada hari Minggu mengungkapkan dugaan keterlibatan Zhang dalam membocorkan data teknis inti mengenai program senjata nuklir strategis Tiongkok kepada Amerika Serikat.

Tuduhan ini mencoreng wajah pertahanan nasional Tiongkok, mengingat posisi Zhang sebagai wakil ketua CMC yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga rahasia negara. Selain dugaan spionase nuklir, investigasi juga mengarah pada praktik suap yang melibatkan promosi jabatan di lingkaran elit militer, termasuk peran Zhang dalam memuluskan jalan bagi seorang perwira untuk menjadi menteri pertahanan.

Kementerian Pertahanan Tiongkok pada hari Sabtu telah merilis pengumuman resmi mengenai investigasi terhadap Zhang Youxia dan sejawatnya, Liu Zhenli. Berdasarkan laporan yang dikutip kantor berita Kyodo, Senin, pengumuman investigasi atas pelanggaran disiplin dan hukum serius ini disampaikan langsung di hadapan jajaran tertinggi militer. Penyelidikan ini kabarnya merupakan pengembangan dari kasus korupsi di perusahaan negara, China National Nuclear Corp, yang menjadi pintu masuk terbongkarnya kebocoran data keamanan nuklir yang selama ini sangat dirahasiakan.

Narasi pengkhianatan ini diperparah dengan keterlibatan Zhang dalam kasus mantan Menteri Pertahanan Li Shangfu, yang diduga memberikan imbalan suap besar demi promosi jabatan. Pembersihan besar-besaran ini pun kian nyata; sejak pertengahan 2023, lima dari tujuh anggota awal komisi militer yang dilantik pada Oktober 2022 telah dicopot atau sedang dalam pemeriksaan. Hal ini mempertegas bahwa skandal korupsi dan ketidaksetiaan telah menyusup jauh ke dalam jantung komando tertinggi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Media resmi militer, PLA Daily, merilis editorial yang sangat keras pada hari Minggu. Dalam tulisan tersebut, ditegaskan bahwa Zhang dan Liu telah “mengkhianati kepercayaan besar” yang diamanahkan oleh Partai Komunis Tiongkok. Tindakan mereka dianggap telah secara langsung “merusak sistem tanggung jawab tertinggi yang berada di tangan ketua CMC,” sebuah pernyataan simbolis yang merujuk pada hancurnya loyalitas mutlak kepada Xi Jinping sebagai pemimpin tertinggi.

Kekacauan di tingkat elite militer Tiongkok ini turut memicu kewaspadaan tinggi di kawasan. Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo, menyatakan pada hari Senin bahwa pihaknya memantau secara intensif “setiap perubahan tidak biasa” pada struktur kepemimpinan militer Beijing. Koo menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian internal Tiongkok, Taiwan akan terus memperkuat pertahanan diri dan menjalin kerja sama intelijen dengan sekutu internasional guna menghadapi ancaman yang mungkin timbul akibat turbulensi politik di daratan Tiongkok tersebut. (Kyodo-OANA/Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya