Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia akan Terus Perjuangkan Palestina

Dhika Kusuma Winata
14/1/2026 17:49
Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia akan Terus Perjuangkan Palestina
MENTERI Luar Negeri Sugiono.(Dok. Antara)

MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berada di garis depan diplomasi dalam memperjuangkan terwujudnya Palestina yang damai dan merdeka. Hal itu disampaikan dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1).

Menlu menegaskan kembali arahan Presiden Prabowo Subianto soal Indonesia tidak boleh bersikap pasif ketika pelanggaran kemanusiaan terjadi secara terang-terangan. Isu Palestina, ucap Menlu, menjadi cermin upaya diplomatik tidak boleh tercerabut dari nilai-nilai kemanusiaan.

“Palestina adalah pengingat bahwa diplomasi tidak boleh kehilangan nuraninya,” kata Menlu Sugiono.

Sugiono menggambarkan dinamika global yang kian dipenuhi krisis di berbagai kawasan, termasuk situasi di Gaza yang hingga kini belum menunjukkan langkah nyata untuk menghentikan kekerasan.

Indonesia memilih terlibat aktif dalam berbagai inisiatif internasional yang berkaitan dengan Palestina. Peran tersebut antara lain dijalankan Indonesia sebagai co-chair Working Group di Perserikatan Bangsa-Bangsa yang melahirkan New York Declaration, sekaligus mendorong pelaksanaan Sharm El Sheikh Peace Summit.

Selain itu, Indonesia turut ambil bagian dalam pembahasan pembentukan International Stabilization Force (ISF) di Gaza. Menlu menegaskan tujuan Indonesia ialah untuk perdamaian Palestina.

“ISF merupakan instrumen sementara untuk mendukung gencatan senjata permanen dan kelancaran bantuan kemanusiaan di Gaza, sementara tujuan akhir tetap perdamaian Palestina melalui solusi dua negara,” ujar Sugiono.

Dia menyampaikan, perjuangan kemerdekaan Palestina bagi Indonesia merupakan amanat konstitusi yang tidak bisa ditawar. Pemerintah berkomitmen untuk terus menggunakan berbagai forum internasional sebagai sarana mendorong penghentian kekerasan, pemulihan kondisi kemanusiaan, serta tercapainya Palestina yang berdaulat.

Dalam kesempatan yang sama, Sugiono juga menekankan penguatan diplomasi Indonesia di dunia Islam melalui pendekatan yang lebih fokus, terencana, dan melibatkan lintas sektor.

Berbekal pengalaman sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia serta tradisi moderasi yang kuat, Indonesia memiliki legitimasi sekaligus tanggung jawab untuk memperdalam kerja sama yang lebih substantif.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Luar Negeri menyusun Peta Jalan Kerja Sama dengan Dunia Islam yang dirancang sebagai kerangka kebijakan jangka panjang, terstruktur, dan berorientasi pada hasil. Peta jalan tersebut diharapkan mampu memastikan kerja sama Indonesia dengan negara-negara dunia Islam berjalan konsisten, terukur, dan mendukung kepentingan nasional. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik