Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

AS: Ukraina tidak Targetkan Putin dalam Serangan Drone

Media Indonesia
01/1/2026 16:15
AS: Ukraina tidak Targetkan Putin dalam Serangan Drone
Presiden Rusia Vladimir Putin(Mikhail TERESHCHENKO/ POOL/AFP)

PEJABAT keamanan nasional Amerika Serikat menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau salah satu kediamannya dalam serangan drone yang terjadi baru-baru ini. Informasi tersebut dilaporkan The Wall Street Journal pada Rabu (31/12). 

Mengutip seorang pejabat AS yang mendapat pengarahan intelijen, surat kabar tersebut menyebut kesimpulan itu didukung oleh penilaian Badan Intelijen Pusat (CIA) yang menyatakan tidak ada upaya serangan terhadap Putin.

Menurut pejabat AS tersebut, Ukraina berniat menyerang target militer yang sebelumnya pernah diserang Kyiv. Target itu berada di wilayah yang sama dengan salah satu kediaman Putin, namun lokasinya tidak berdekatan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha pada Selasa mengatakan Rusia gagal memberikan bukti kredibel untuk mendukung klaimnya terkait dugaan serangan drone Ukraina terhadap sebuah kediaman presiden di wilayah Novgorod.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu juga tampak menepis klaim Rusia mengenai serangan drone yang disebut telah digagalkan.

Trump membagikan tautan editorial New York Post berjudul, “Gertakan ‘serangan’ Putin menunjukkan Rusia adalah pihak yang menghalangi perdamaian.”

Ia dilaporkan menyampaikan kekhawatiran atas insiden tersebut dalam percakapan telepon dengan Putin. Namun, Trump kemudian mengatakan ada kemungkinan serangan itu “tidak terjadi.”

Ketika ditanya apakah Amerika Serikat memiliki konfirmasi bahwa serangan tersebut benar-benar terjadi, Trump mengatakan pada Minggu (28/12), bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, bahwa kemungkinan itu memang ada.

“Anda mengatakan mungkin serangan itu tidak terjadi, itu juga mungkin, saya kira, tetapi Presiden Putin mengatakan kepada saya pagi ini bahwa itu terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membantah klaim tersebut. Ia menyebut tuduhan itu bertujuan “merusak seluruh pencapaian dari upaya diplomatik bersama” dengan tim Trump serta “membenarkan serangan tambahan terhadap Ukraina.”

(Anadolu/Ant/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik