Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Maduro Balas Serangan Trump: Urus Saja Masalah Dalam Negeri Amerika

Thalatie K Yani
23/12/2025 08:08
Maduro Balas Serangan Trump: Urus Saja Masalah Dalam Negeri Amerika
Ketegangan AS-Venezuela memuncak. Nicolas Maduro membalas gertakan Donald Trump soal blokade minyak dan desakan mundur. (Instagram)

PRESIDEN Venezuela, Nicolas Maduro, melancarkan serangan balik verbal terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan ini muncul setelah Trump memerintahkan pasukan Angkatan Laut AS untuk memblokade kekayaan minyak negara Amerika Selatan tersebut.

Dalam pidatonya yang disiarkan  televisi publik, Maduro menyarankan agar Trump lebih fokus membenahi persoalan domestik di negaranya daripada terus-menerus memberikan ancaman kepada Caracas.

"Presiden Trump akan lebih baik berada di negaranya dan di dunia. Dia akan lebih baik di negaranya sendiri dalam menangani masalah ekonomi dan sosial, dan dia akan lebih baik di dunia jika dia mengurusi urusan negaranya sendiri," ujar Maduro dengan nada tegas.

Peringatan Keras dari Donald Trump

Di sisi lain, Donald Trump tidak menunjukkan tanda-tanda akan melunakkan posisinya. Saat berbicara kepada wartawan di kediamannya di Florida, Trump kembali melontarkan peringatan keras dan menyebut bahwa akan menjadi langkah yang "cerdas" jika Maduro memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Ketika ditanya apakah serangkaian ancaman dan tekanan dari Washington dirancang untuk mengakhiri 12 tahun kepemimpinan Maduro, Trump menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada pemimpin Venezuela itu.

"Itu terserah dia, apa yang ingin dia lakukan. Saya pikir akan cerdas baginya untuk melakukan hal itu (mundur)," kata Trump.

Namun, Trump juga memberikan gertakan yang sangat serius jika Maduro tetap memilih untuk melawan tekanan Amerika Serikat.

"Jika dia ingin melakukan sesuatu, jika dia bermain tangguh, itu akan menjadi terakhir kalinya dia bisa bermain tangguh," tambah Trump memberikan peringatan mengenai konsekuensi berat yang akan dihadapi Maduro.

Blokade Minyak dan Tekanan Diplomatik

Ketegangan antara kedua negara ini meningkat tajam setelah Trump secara resmi memerintahkan blokade terhadap kapal-kapal pengangkut minyak dari dan menuju Venezuela. Langkah ini merupakan bagian dari kampanye tekanan maksimum untuk memutus aliran pendapatan utama bagi pemerintahan Maduro yang telah berkuasa lebih dari satu dekade.

Hingga saat ini, Amerika Serikat belum menunjukkan niat untuk menarik pasukannya dari kawasan Karibia, sementara Venezuela bersikeras mempertahankan kedaulatannya di tengah kepungan sanksi ekonomi dan militer. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya