Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMBOJA kembali menjadi sorotan internasional setelah pecahnya kembali pertempuran dengan Thailand sejak akhir pekan lalu. Konflik Thailand Kamboja tersebut memicu arus pengungsian besar-besaran, dengan ratusan ribu warga di kedua sisi perbatasan meninggalkan rumah mereka demi keamanan.
Pihak Thailand melaporkan bahwa sembilan tentaranya serta tiga warga sipil tewas akibat serangan Kamboja. Bangkok juga menuduh pasukan Kamboja terus melancarkan serangan menggunakan roket peluncur dan drone kamikaze, sementara Thailand membalas dengan pengerahan jet tempur. Hingga saat ini, belum ada laporan bahwa Kamboja menggunakan pesawat tempur dalam bentrokan tersebut.
Apakah pemerintahan Kamboja yang berbasis di Phnom Penh punya jet tempur?
Angkatan Udara Kamboja tidak memiliki jet tempur maupun pesawat pengebom. Hingga 2025, kekuatan udaranya hanya terdiri dari pesawat angkut dan helikopter utilitas, termasuk Mi-17 dan Z-9.
Pesawat paling modern yang mereka miliki adalah Airbus A320, pesawat angkut yang digunakan pemerintah untuk perjalanan luar negeri.
Pesawat ini disebut-sebut sebagai setara Air Force One versi negara Asia Tenggara tersebut, demikian dikutip National Interest.
Untuk transportasi berkapasitas lebih ringan, Kamboja mengoperasikan dua pesawat buatan Tiongkok, Xian MA60, yang dimanfaatkan untuk membawa pasukan, logistik dan bantuan kemanusiaan.
Selain itu, Angkatan Udara Kamboja juga mengandalkan pesawat turboprop Tiongkok Harbin Y-12 yang mampu mencapai daerah-daerah terpencil.
Ketiadaan pesawat tempur membuat Kamboja tidak memiliki kemampuan serangan udara-ke-udara maupun udara-ke-darat dalam menghadapi Thailand, demikian dilaporkan WION.
Selama ini, kekuatan militer Kamboja bertumpu pada sistem persenjataan darat, dengan sekitar 200 tank tempur dan 480 unit artileri, termasuk 460 peluncur roket.
Meski cukup signifikan untuk pertempuran darat, sistem tersebut tetap rentan terhadap superioritas udara Thailand dan tidak dilindungi oleh pertahanan udara memadai.
Tanpa armada jet tempur, Kamboja diprediksi akan menghadapi kesulitan besar untuk menandingi kekuatan udara Thailand yang memiliki jet tempur dan pesawat pengebom. (CNN/H-3)
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
Untuk dua minggu ke depan, tercatat 257 WNI yang telah membeli tiket penerbangan ke Indonesia.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
WNI yang memerlukan dokumen perjalanan sementara dan telah memperoleh fasilitasi keringanan denda keimigrasian juga disebut membeli tiket kepulangan secara mandiri.
Chen Zhi diekstradisi dari Kamboja ke Tiongkok pada Januari 2026. Menguak skandal judi online, penipuan kripto Rp237 Triliun dan perbudakan modern di Kamboja.
KBRI telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kamboja untuk menyediakan fasilitas penampungan sementara, yang dilengkapi KBRI dengan berbagai keperluan WNI.
Menlu Thailand menilai deklarasi damai Thailand-Kamboja versi Trump dibuat tergesa-gesa, sementara bentrokan berlanjut dan klaim gencatan senjata dibantah AS.
Tiongkok ikut berperan dalam meredakan konflik Thailand dan Kamboja yang kembali meningkat di kawasan
ASEAN menyerukan deeskalasi total dan penghentian perseteruan Thailand-Kamboja setelah pertemuan khusus Menlu ASEAN di Kuala Lumpur.
Thailand dan Kamboja sepakat melanjutkan pembicaraan gencatan senjata pada 24 Desember dalam kerangka Komite Perbatasan Umum.
Thailand dan Kamboja belum mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam pertemuan para menteri luar negeri ASEAN yang digelar di Malaysia pada Senin (22/12).
Bentrokan bersenjata di perbatasan Thailand-Kamboja hingga Senin 22 Desember menewaskan puluhan orang, termasuk tentara dan warga sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved