Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Thailand Gencarkan Serangan Udara, Bisakah Kamboja Bertahan tanpa Jet Tempur?

Ferdian Ananda Majni
12/12/2025 12:52
Thailand Gencarkan Serangan Udara, Bisakah Kamboja Bertahan tanpa Jet Tempur?
Peta wilayah Kamboja dan Thailand.(Dok. Google Maps)

KAMBOJA kembali menjadi sorotan internasional setelah pecahnya kembali pertempuran dengan Thailand sejak akhir pekan lalu. Konflik Thailand Kamboja tersebut memicu arus pengungsian besar-besaran, dengan ratusan ribu warga di kedua sisi perbatasan meninggalkan rumah mereka demi keamanan.

Pihak Thailand melaporkan bahwa sembilan tentaranya serta tiga warga sipil tewas akibat serangan Kamboja. Bangkok juga menuduh pasukan Kamboja terus melancarkan serangan menggunakan roket peluncur dan drone kamikaze, sementara Thailand membalas dengan pengerahan jet tempur. Hingga saat ini, belum ada laporan bahwa Kamboja menggunakan pesawat tempur dalam bentrokan tersebut.

Apakah pemerintahan Kamboja yang berbasis di Phnom Penh punya jet tempur?

Angkatan Udara Kamboja tidak memiliki jet tempur maupun pesawat pengebom. Hingga 2025, kekuatan udaranya hanya terdiri dari pesawat angkut dan helikopter utilitas, termasuk Mi-17 dan Z-9.

Pesawat paling modern yang mereka miliki adalah Airbus A320, pesawat angkut yang digunakan pemerintah untuk perjalanan luar negeri.

Pesawat ini disebut-sebut sebagai setara Air Force One versi negara Asia Tenggara tersebut, demikian dikutip National Interest.

Untuk transportasi berkapasitas lebih ringan, Kamboja mengoperasikan dua pesawat buatan Tiongkok, Xian MA60, yang dimanfaatkan untuk membawa pasukan, logistik dan bantuan kemanusiaan.

Selain itu, Angkatan Udara Kamboja juga mengandalkan pesawat turboprop Tiongkok Harbin Y-12 yang mampu mencapai daerah-daerah terpencil.

Ketiadaan pesawat tempur membuat Kamboja tidak memiliki kemampuan serangan udara-ke-udara maupun udara-ke-darat dalam menghadapi Thailand, demikian dilaporkan WION.

Selama ini, kekuatan militer Kamboja bertumpu pada sistem persenjataan darat, dengan sekitar 200 tank tempur dan 480 unit artileri, termasuk 460 peluncur roket.

Meski cukup signifikan untuk pertempuran darat, sistem tersebut tetap rentan terhadap superioritas udara Thailand dan tidak dilindungi oleh pertahanan udara memadai.

Tanpa armada jet tempur, Kamboja diprediksi akan menghadapi kesulitan besar untuk menandingi kekuatan udara Thailand yang memiliki jet tempur dan pesawat pengebom. (CNN/H-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik