Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN korban jiwa tewas akibat bentrokan bersenjata di wilayah perbatasan Thailand-Kamboja, berdasarkan data resmi hingga Senin (22/12). Konflik yang kembali memanas sejak 7 Desember ini melibatkan penggunaan senjata berat dan serangan ke kawasan pemukiman.
Militer Thailand mengumumkan konflik perbatasan yang masih berlangsung dengan Kamboja telah menewaskan 22 tentara Thailand. Secara terpisah, data dari Kementerian Kesehatan Thailand menunjukkan 38 warga sipil Thailand juga tewas dalam konflik berhari-hari tersebut.
Media Thailand melaporkan bentrokan antara kedua belah pihak di zona perbatasan Sa Kaeo berlanjut hingga Senin dini hari waktu setempat. Rentetan tembakan sporadis senjata berat memicu kepanikan luas di kalangan penduduk setempat.
Pada Senin sekitar pukul 07.00 waktu setempat, peluru artileri yang ditembakkan dari wilayah Kamboja menghantam kawasan permukiman di Thailand. Serangan tersebut merusak sejumlah rumah warga dan memicu kebakaran.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Kamboja menyatakan militer Thailand telah "menembakkan dan menjatuhkan berbagai jenis amunisi ke kawasan sipil, mengakibatkan tewasnya 20 warga sipil Kamboja dan melukai 79 orang lainnya."
Wakil Sekretaris Negara sekaligus juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Letnan Jenderal Maly Socheata, dalam rilis persnya mengatakan militer Thailand masih terus menggunakan artileri, tank, gas beracun, serta jet tempur F-16 untuk menyerang sejumlah target di wilayah Kamboja hingga Senin pagi.
Konflik perbatasan Thailand-Kamboja kembali meningkat sejak 7 Desember. Kedua negara saling menuding sebagai pihak yang memulai serangan bersenjata di wilayah perbatasan. (Xinhua/Ant/I-1)
Korban di Pihak Thailand:
Tentara Tewas: 22 orang (Data Militer Thailand).
Warga Sipil Tewas: 38 orang (Data Kementerian Kesehatan Thailand).
Korban di Pihak Kamboja:
Warga Sipil Tewas: 20 orang.
Warga Sipil Luka-luka: 79 orang (Data Kementerian Dalam Negeri Kamboja).
Zona Perbatasan Sa Kaeo: Bentrokan berlanjut hingga Senin dini hari dengan rentetan tembakan senjata berat yang memicu kepanikan penduduk.
Pukul 07.00 Waktu Setempat: Peluru artileri Kamboja menghantam kawasan permukiman Thailand, mengakibatkan kerusakan bangunan dan kebakaran.
Tuduhan Penggunaan Senjata: Pihak Kamboja melalui Letjen Maly Socheata menyatakan militer Thailand menggunakan artileri, tank, gas beracun, serta jet tempur F-16 untuk menyerang wilayah mereka.
Thailand dan Kamboja sepakat melanjutkan pembicaraan gencatan senjata pada 24 Desember dalam kerangka Komite Perbatasan Umum.
Thailand dan Kamboja belum mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam pertemuan para menteri luar negeri ASEAN yang digelar di Malaysia pada Senin (22/12).
Thailand dan Kamboja sepakat melanjutkan pembicaraan gencatan senjata pada 24 Desember dalam kerangka Komite Perbatasan Umum.
Thailand dan Kamboja belum mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam pertemuan para menteri luar negeri ASEAN yang digelar di Malaysia pada Senin (22/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved