Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFLIK antara Thailand-Kamboja memanas. Otoritas Thailand menyatakan Kamboja meluncurkan ribuan roket hampir setiap hari ke wilayah perbatasan.
Situasi ini mendorong Thailand melakukan serangan udara menggunakan pesawat tempur, di tengah klaim Phnom Penh bahwa pemboman masih berlangsung hingga hari ini, Senin (15/12).
Warga Desa Kantharalak, Thailand, melaporkan sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat serangan roket yang terjadi pada Sabtu (13/12).
Serangan tersebut menimbulkan kepanikan dan korban luka di permukiman warga.
Kanbancha Charoensri, yang berada di desa saat serangan berlangsung, mengatakan beberapa roket jatuh di sekitar lokasi tempat tinggalnya dan melukai sejumlah orang.
"Rumah-rumah yang terkena langsung hancur total," katanya dikutip Al Jazeera, Senin (15/12).
"Tanah bergetar hebat. Sangat menakutkan," lanjutnya.
Militer Thailand melaporkan seorang warga sipil tewas di Provinsi Sisaket, wilayah perbatasan, akibat serangan roket yang diluncurkan dari Kamboja. Menurut laporan tersebut, roket jenis BM-21 menghantam kawasan permukiman.
Korban diidentifikasi sebagai Don Patchapan, 63. Militer menyebutkan pecahan roket mengenainya ketika proyektil jatuh di area yang mencakup pusat komunitas dan sebuah sekolah di Distrik Kantharalak.
Sejumlah foto yang dibagikan militer memperlihatkan kantong jenazah yang diangkat ke dalam ambulans, serta sebuah rumah yang mengalami kerusakan parah dengan puing-puing berserakan di sekitarnya. (H-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved