Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Thailand Sihasak angkat bicara terkait dengan deklarasi bersama Thailand dan Kamboja yang ditandatangani di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Kuala Lumpur pada 26 Oktober silam.
Ia menilai deklarasi yang disepakati pada Oktober itu dibuat secara tergesa-gesa. "Amerika Serikat ingin deklarasi itu ditandatangani tepat waktu sebelum kunjungan Presiden Donald Trump," katanya seusai Pertemuan Para Menteri Luar Negeri ASEAN Khusus di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (23/12).
"Terkadang kita benar-benar perlu duduk dan membahas berbagai hal agar hal-hal yang kita sepakati benar-benar berlaku, benar-benar dihormati," tambahnya.
Pada pekan lalu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan bahwa Washington berharap gencatan senjata baru dapat tercapai pada awal pekan ini.
Trump, yang pemerintahannya bersama Malaysia dan Tiongkok turut memediasi gencatan senjata sebelumnya, mengeklaim bahwa Thailand dan Kamboja telah sepakat menghentikan pertempuran.
Namun klaim tersebut dibantah oleh Bangkok. Bentrokan justru terus berlanjut selama dua pekan terakhir dan meluas ke hampir seluruh provinsi perbatasan di kedua sisi wilayah.
Konflik ini berakar dari sengketa wilayah terkait penetapan garis perbatasan sepanjang sekitar 800 kilometer, yang merupakan warisan era kolonial, serta klaim atas sejumlah reruntuhan candi kuno yang berada di kawasan perbatasan.
Kedua negara saling menuding sebagai pemicu bentrokan terbaru, masing-masing mengeklaim bertindak untuk membela diri dan menuduh pihak lain melakukan serangan terhadap warga sipil.
Bentrok bersenjata yang kembali pecah bulan ini, sekaligus menggugurkan gencatan senjata sebelumnya, telah menewaskan sedikitnya 23 orang di Thailand dan 20 orang di Kamboja.
Selain itu, lebih dari 900.000 warga terpaksa mengungsi di kedua sisi perbatasan, demikian menurut keterangan pejabat setempat. (AFP/Fer/I-1)
Tiongkok ikut berperan dalam meredakan konflik Thailand dan Kamboja yang kembali meningkat di kawasan
ASEAN menyerukan deeskalasi total dan penghentian perseteruan Thailand-Kamboja setelah pertemuan khusus Menlu ASEAN di Kuala Lumpur.
Thailand dan Kamboja sepakat melanjutkan pembicaraan gencatan senjata pada 24 Desember dalam kerangka Komite Perbatasan Umum.
Thailand dan Kamboja belum mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam pertemuan para menteri luar negeri ASEAN yang digelar di Malaysia pada Senin (22/12).
Bentrokan bersenjata di perbatasan Thailand-Kamboja hingga Senin 22 Desember menewaskan puluhan orang, termasuk tentara dan warga sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved