Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKATAN Udara Kerajaan Kamboja (RCAF) kembali menjadi sorotan seiring memanasnya konflik perbatasan dengan Thailand. Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kekuatan militer kedua negara, RCAF dinilai memiliki kemampuan udara yang sangat terbatas.
Mengutip The National Interest, Jumat (12/12) Kamboja hanya mengoperasikan sekitar 24-25 unit pesawat yang seluruhnya berperan sebagai pesawat angkut dan helikopter utilitas, tanpa satu pun jet tempur aktif. Total personel udaranya pun relatif kecil, sekitar 1.500 orang.
RCAF hingga kini tidak mengoperasikan jet tempur berkemampuan tempur. Armada sayap tetapnya didominasi pesawat angkut, termasuk satu Airbus A320 untuk keperluan VIP dan pemerintahan.
Pesawat ini kerap dipakai Perdana Menteri dan pejabat tinggi saat melakukan perjalanan internasional, sehingga A320 menjadi setara Air Force One versi Kamboja, ini menunjukkan bahwa prioritas negara tersebut lebih tertuju pada diplomasi ketimbang kemampuan tempur.
Untuk mobilitas yang lebih ringan dan fleksibel, RCAF menggunakan dua pesawat turboprop buatan Tiongkok, Xian MA60. Pesawat ini menjadi tulang punggung transportasi pasukan, logistik, hingga evakuasi medis, terutama untuk wilayah pedesaan yang sulit diakses.
RCAF juga mengoperasikan satu Harbin Y-12, pesawat STOL (short takeoff and landing) yang ideal untuk landasan pendek dan daerah terpencil.
Selain itu, armadanya dilengkapi Britten-Norman BN-2 Islander, pesawat baling-baling ganda asal Inggris yang digunakan untuk pengawasan, pelatihan dan transportasi jarak pendek.
Secara historis, RCAF sempat memiliki MiG-21 dan Aero L-39 Albatros dalam jumlah terbatas. Namun kedua jet tersebut telah dipensiunkan karena faktor usia dan minimnya infrastruktur pemeliharaan. Rencana pembelian lima L-39NG sempat dibahas, tetapi belum ada keputusan resmi. Kondisi ini membuat Kamboja tetap tanpa jet tempur operasional hingga kini.
Kekuatan utama RCAF justru berada pada armada helikopter. Helikopter seri Mi-8 dan Mi-17 buatan Rusia menjadi tulang punggung mobilitas udara, dengan sekitar sepuluh unit yang digunakan untuk transportasi pasukan, penyaluran bantuan kemanusiaan, hingga tugas tanggap bencana.
Ketangguhan helikopter ini dianggap cocok dengan medan Kamboja yang dipenuhi hutan, pegunungan dan daerah rawan banjir.
Selain itu, RCAF memiliki Harbin Z-9 buatan Tiongkok untuk misi multiperan seperti komando dan kendali, pengintaian, serta utilitas ringan. Beberapa helikopter lain seperti Eurocopter AS350 Ecureuil dan AgustaWestland AW109 juga memperkuat operasi udara negara tersebut.
Pemerintah Thailand panggil Dubes Iran, setelah Kapal bulk carrier Thailand, Mayuree Naree, terbakar setelah dihantam proyektil. Tiga kru diduga terjebak di ruang mesin.
Langkah ini diambil menyusul lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang mulai mengancam stabilitas keamanan energi di Thailand.
Pemerintah Tailan mengumumkan serangkaian langkah penghematan energi untuk instansi pemerintah dan perusahaan milik negara sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak dunia.
Konflik Timur Tengah picu panic buying dan ancaman kelangkaan BBM di Thailand. Pemerintah pantau ketat pasokan seiring lonjakan harga di tingkat lokal.
Tim nasional futsal putri Indonesia bermain imbang 4-4 melawan Malaysia di Grup A Kejuaraan Futsal Putri ASEAN 2026 di Thailand. Hasil ini membuat peluang Indonesia ke semifinal semakin berat.
Skuad Garuda Pertiwi akhirnya diberangkatkan ke Negeri Gajah Putih setelah menuntaskan rangkaian pemusatan latihan yang berjalan intensif dalam beberapa pekan terakhir.
MENTERI Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono menghadiri Pertemuan Khusus Menteri Luar Negeri ASEAN yang membahas situasi antara Kamboja dan Thailand.
LEBIH dari setengah juta warga di Kamboja dan Thailand pada Rabu (10/12) mengungsi akibat konflik Kamboja dan Thailand di perbatasan. Sedikitnya 11 orang tewas
KAMBOJA resmi menarik keikutsertaannya dari delapan cabang olahraga pada SEA Games 2025 di Thailand dengan alasan keamanan.
THAILAND dan Kamboja menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan perundingan gencatan senjata setelah diancam Donald Trump.
JURU Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura, mengatakan Bangkok siap berdialog dengan Kamboja perihal meningkatnya eskalasi di perbatasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved