Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA diplomatik untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina kembali menguat seiring rangkaian pertemuan penting di Eropa dan Amerika Serikat. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan dua prioritas utama Kyiv dalam pembicaraan damai adalah menjaga kedaulatan negara dan memperoleh jaminan keamanan yang kuat dari komunitas internasional.
Dalam konferensi pers usai bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Zelensky menekankan persoalan wilayah menjadi hambatan terbesar. Ia menegaskan Ukraina tidak akan menyerahkan bagian mana pun dari Donbas, kendati Rusia terus menuntut pengakuan atas wilayah yang mereka kuasai. “Masalah teritorial adalah masalah yang paling sulit,” ujar Zelensky.
Pertemuan Zelensky dan Macron berlangsung bersamaan dengan panggilan konferensi dengan para pemimpin Eropa, termasuk dari Inggris, Jerman, Polandia, dan Italia. Para pemimpin Eropa mendorong agar pembahasan perdamaian melibatkan Ukraina serta negara-negara Eropa sejak tahap awal.
Di sisi lain, perunding Ukraina dan Amerika Serikat mengakhiri pertemuan dua hari di Florida untuk meninjau ulang rancangan proposal damai yang sebelumnya menuai kritik karena dinilai terlalu menguntungkan Rusia. Gedung Putih menyatakan sikap optimistis. Juru Bicara Karoline Leavitt mengatakan pemerintahan AS “merasa sangat optimis” mengenai peluang tercapainya kesepakatan.
Zelensky lebih berhati-hati. Dalam unggahannya di platform X, ia menyebut diskusi berlangsung “sangat konstruktif”, namun “beberapa masalah sulit yang masih harus diselesaikan”.
Utusan khusus AS Steve Witkoff, yang ikut serta dalam pembicaraan dengan delegasi Ukraina, dijadwalkan terbang ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin. Pertemuan itu juga akan dihadiri penasihat Gedung Putih Jared Kushner. Witkoff sebelumnya telah berdiskusi dengan Zelensky, Macron, kepala negosiator Ukraina Rustem Umerov, serta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Pekan lalu, Putin menyatakan AS telah menunjukkan draf awal rencana perdamaian kepada Moskow dan menyebutnya dapat menjadi “basis” bagi kesepakatan di masa depan. Namun Macron menegaskan belum ada rencana final. Ia menyatakan setiap kesepakatan harus dibahas bersama Ukraina dan Eropa, termasuk soal aset Rusia yang dibekukan, jaminan keamanan, hingga akses Ukraina ke pasar Uni Eropa. “Masalah teritorial hanya bisa diselesaikan oleh Presiden Zelensky,” ujarnya.
Di tengah diplomasi, pertempuran tetap berlangsung. Serangan rudal Rusia di Kota Dnipro pada Senin pagi menewaskan empat orang dan melukai 40 lainnya, menurut otoritas setempat. Laporan awal menyebutkan serangan menggunakan rudal balistik.
“Kami berusaha mengakhiri perang ini dengan segala upaya dan mengakhirinya dengan bermartabat,” kata Zelensky di Paris. “Rusia harus mengakhiri perang yang telah dimulainya, ini adalah perangnya dan Rusia harus mengakhirinya.”
Dorongan diplomatik terbaru berlangsung di tengah skandal korupsi serius di Ukraina. Kepala staf Zelensky, Andriy Yermak, mengundurkan diri setelah rumahnya digeledah penyidik antikorupsi, meski ia tidak dituduh melakukan pelanggaran. Dua menteri kabinet juga diberhentikan. Menanggapi hal ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan Ukraina memiliki “some difficult little problems”, namun kembali menegaskan kedua negara sama-sama ingin mengakhiri perang. (BBC/Z-2)
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved